Apakah Seabank Aman? Pengalaman Pribadi Menggunakan Seabank
Ketika pertama kali mendengar tentang Seabank, saya sempat ragu. Wajar saja, karena banyak orang bertanya-tanya, apakah Seabank aman untuk menyimpan uang? Terlebih lagi, Seabank adalah bank digital yang tidak memiliki kantor cabang fisik seperti bank konvensional pada umumnya. Kekhawatiran soal keamanan dan kepercayaan menjadi alasan utama banyak orang termasuk saya menunda untuk membuka rekening di sana.
Namun, rasa penasaran saya semakin besar. Setelah melakukan riset dan melihat berbagai testimoni positif, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba sendiri layanan Seabank.
Di artikel ini, saya akan berbagi pengalaman pribadi saat menggunakan Seabank untuk menabung dan menyimpan uang, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menggunakan Seabank, lanjutkan membaca agar Anda bisa menilai sendiri apakah Seabank memang layak dipercaya.
Apa Itu Seabank dan Siapa di Baliknya
Sebelum membahas lebih jauh tentang pengalaman saya, penting untuk mengetahui siapa sebenarnya Seabank. Melansir Khairpedia, Seabank adalah nama dagang dari PT Bank Seabank Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Kesejahteraan Ekonomi.
Sejak diakuisisi oleh Sea Group (perusahaan yang juga menaungi Shopee), Seabank berubah menjadi bank digital yang fokus melayani nasabah secara online.
Fakta menariknya, Seabank telah mengantongi izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Jadi, secara hukum dan regulasi, Seabank berdiri pada fondasi yang kuat. Ini menjadi jawaban awal atas pertanyaan, apakah Seabank aman untuk menabung?
Pengalaman Pribadi Menggunakan Seabank
Saya membuka rekening Seabank melalui aplikasi Shopee karena tergiur dengan promonya yang menawarkan bunga tabungan harian hingga 6%. Proses pembukaan rekening cukup cepat, hanya sekitar 5 menit, dan semuanya dilakukan lewat aplikasi tanpa harus bertatap muka. Setelah verifikasi berhasil, saya langsung bisa mengakses rekening dan mulai menabung.
Beberapa hari pertama, saya cukup puas. Notifikasi transaksi masuk dan keluar dikirim secara real-time, dan antarmuka aplikasinya sangat intuitif.
Saya juga sempat mencoba fitur transfer ke bank lain dan hasilnya instan tanpa biaya admin. Ini cukup mengesankan, terutama jika dibandingkan dengan bank konvensional yang kadang masih membebankan biaya transfer antar bank.
Keamanan dan Proteksi Dana di Seabank
Topik ini mungkin yang paling banyak ditanyakan: apakah Seabank aman untuk menyimpan uang? Berdasarkan pengalaman saya, selama beberapa bulan menggunakan Seabank, saya belum pernah mengalami masalah terkait keamanan dana. Seabank juga menerapkan beberapa fitur pengaman seperti:
- Verifikasi dua langkah (OTP) saat login dan transaksi
- Face recognition untuk beberapa tipe perangkat
- Notifikasi transaksi yang selalu real-time
Lebih dari itu, dana yang disimpan di Seabank dijamin oleh LPS hingga Rp2 miliar per nasabah, per bank. Ini memberikan ketenangan tambahan karena jika suatu saat terjadi masalah, dana kita tetap aman sesuai dengan batas perlindungan yang ditetapkan.
Keuntungan Menabung di Seabank
Selain faktor keamanan, ada beberapa keuntungan lain yang saya rasakan ketika menabung di Seabank. Berikut beberapa di antaranya:
- Bunga Tabungan Harian
Bunga tabungan dibayarkan setiap hari, dan jumlahnya cukup kompetitif dibandingkan bank lain. Ini membuat saldo kita terus bertumbuh meskipun tanpa harus melakukan banyak transaksi. - Tanpa Biaya Admin
Tidak ada potongan biaya admin bulanan, jadi saldo tidak berkurang hanya karena rekening pasif. - Proses Cepat dan Praktis
Semua bisa dilakukan dari rumah, mulai dari membuka rekening, cek saldo, transfer dana, hingga top-up e-wallet. - Terintegrasi dengan Shopee
Jika Anda sering belanja online, fitur ini sangat memudahkan karena bisa langsung tarik saldo ShopeePay ke rekening Seabank.
Kekurangan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Meskipun secara umum saya cukup puas, tetap ada beberapa hal yang menurut saya bisa menjadi catatan:
- Belum Ada Layanan Kantor Fisik
Bagi Anda yang masih terbiasa dengan interaksi tatap muka di kantor bank, mungkin akan merasa kurang nyaman. - Fitur Masih Terbatas
Beberapa fitur lanjutan seperti investasi atau layanan kredit belum tersedia secara luas. Seabank memang masih fokus pada layanan dasar tabungan.
Tips Aman Menggunakan Seabank
Agar pengalaman Anda lebih optimal dan aman, berikut beberapa tips yang bisa saya bagikan:
- Gunakan password yang kuat dan jangan bagikan ke siapa pun
- Aktifkan notifikasi transaksi agar bisa langsung tahu jika ada aktivitas mencurigakan
- Rutin update aplikasi untuk memastikan keamanan sistem terbaru
- Jangan akses aplikasi dari perangkat umum atau Wi-Fi publik
Apakah Seabank Aman untuk Menabung dan Menyimpan Uang?
Setelah lebih dari tiga bulan menggunakan Seabank sebagai tabungan digital utama, saya bisa mengatakan bahwa ya, Seabank aman untuk menyimpan uang dan menabung. Selain telah diawasi OJK dan dijamin LPS, fitur keamanannya cukup solid dan transparan. Meskipun masih ada kekurangan kecil, keunggulannya terutama dari sisi bunga harian dan kemudahan akses menjadikan Seabank layak dipertimbangkan, terutama bagi Anda yang terbiasa dengan layanan serba digital.
Jika Anda sedang mencari alternatif bank digital yang terpercaya, Seabank bisa menjadi pilihan yang solid. Asalkan Anda tetap waspada dan menerapkan tips keamanan yang saya sebutkan, tabungan Anda akan tetap aman dan terus bertumbuh setiap harinya.