Konspirasi Time Travel, apakah benar bisa? Dan sudah dikendalikan? (Mesin Waktu)
Semisal kalau benar adanya mesin waktu dan beredar pada manusia, apakah manusia akan kembali ke masa lalu atau masa depan sesuai keinginan dan tujuannya? Mungkinkah? Sebelum itu, Penulis akan mengulas Kembali sedikit tentang apa itu Time Travel.
Time travel atau perjalanan waktu adalah sebuah konsep berjalan maju atau mundur ke titik berbeda dalam waktu, mirip seperti kita dalam ruang. Manusia nyatanya, selalu berjalan dalam waktu, dalam segaris, dari waktu sekarang ke masa depan per satuan waktu sampai kematian.
Beberapa teori yang paling terkenal adalah relativitas khusus dan umum, menyarankan bahwa geometri yang tepat dari ruang-waktu, atau beberapa jenis gerakan dalam ruang, dapat memungkinkan kita berjalan ke masa lampau dan masa depan bila geometri atau gerakan ini memungkinkan. Telah dipastikan bahwa efek relativitas dan gravitasional dilasi waktu dapat menyebabkan sebuah pejalan untuk mulai dan kembali di titik awal yang tetap diam, untuk tiba pada waktu yang lebih jauh ke masa depan yang bingkai referensi dari subjektif waktu terlalui mereka indikasikan. Dalam fisika, konsep perjalanan waktu telah digunakan untuk memeriksa konsekuensi teori fisika seperti relativitas khusus, relativitas umum dan mekanika kuantum.
Menurut teori Albert Einstein yang disebut relativitas khusus, secara eksplisit memperbolehkan sejenis dilasi waktu yang secara biasa disebut perjalanan waktu. Teori ini mengungkapkan bahwa bagi seorang pengamat yang diam secara relatif, waktu kelihatannya berjalan lebih lambat bagi sebuah objek yang bergerak dengan lebih cepat. Menurut teori ini, kita bisa menjalani perjalanan ke masa depan, apakah benar?
Mungkin diantara kalian ada yang sudah tahu tentang twin paradox? Ini adalah eksperimen bayangan dalam relativitas khusus, di mana seorang dari dua orang saudara kembar yang melakukan perjalanan dengan roket kecepatan tinggi dan kemudian kembali lagi ke bumi akan menemukan bahwa saudara kembarnya yang tetap di bumi lebih tua dari dirinya sendiri. Hal Ini dikarenakan jika kita mendekati cahaya sangat cepat sampai mendekati cahaya, Maka waktu akan semakin melambat. Konsep ini dikenal dengan time dilation (Dilatasi Waktu).
Mengulas dan mengingat Kembali, dahulu pernah diadakan experimen untuk menguji teori ini yaitu The hafele-keating experiment yang dilakukan pada tahun 1971 oleh Seorang fisikawan dan astronom. Mereka membuat Jam Atom, lalu jam tersebut ada yang disimpan di Washington dan sisanya diterbangkan keliling dunia, hasilnya kedua jam tersebut berbeda dalam perihal waktu. Meskipun perbedaan waktunya amat kecil berbeda selisih nanosecond atau sepersejuta detik ( 1/1 000 000 000 detik ), ini membuktikan teori Einstein benar. Dari teori ini, ada loh salah satunya orang yang dianggap atau diakui sebagai time travel, yaitu Sergei Krikalev. Seorang Komsomol Uni Soviet yang terdampar di orbit bumi di luar angkasa selama 803 hari 9 hari 39 menit. Ia pergi ke luar angkasa waktu Uni Soviet masih ada, dan kembali ke bumi pada Uni Soviet sudah tak ada. Sewaktu ia pergi ke orbit bumi/luar angkasa, jika dikaitkan dengan Dilatasi waktu, dia pergi ke masa depan selama 0,02 detik. Sungguh pertandatanyaan dan membingungkan bukan?
Lanjut teori Albert Einstein tahun 1915 yaitu teori relativitas umum, menyatakan bahwa ruang dan waktu itu saling terhubung dipengaruhi oleh masa. Dan massa benda itu bisa membengkokkan ruang dan waktu yang efeknya dikenal sebagai gravitasi. Kalo Newton mengatakan bahwa gravitasi itu gaya, nah sedangkan Einstein mengatakan gravitasi adalah pembengkokkan ruang dan waktu. Jadi, jika dekat dengan objek yang massa nya berat seperti lubang hitam atau blackhole maka itu akan mempengaruhi waktu pula.
Apakah kalian sudah nonton film Interstellar? Di film itu yang di perankan oleh Matthew McConaughey, ia menghabiskan waktu disekitar lubang hitam/blackhole dan saat dia kembali lagi ke rumahnya, siapa sangka, anaknya telah berubah menjadi nenek-nenek. Ini adalah pengaruh dari gaya gravitasi yang mana di lubang hitam disana, gravitasi itu semakin kuat dan bergantung pada massa. sebagaimana yang dikatakan oleh Albert Einsten “semakin cepat kau bergerak, semakin banyak waktu melambat”. Sungguh hal yang membuat penasaran.
Terus, bagaimana dengan perjalanan balik ke masa lalu?, apakah bisa? Jawabannya bisa secara teori. Kita hanya perlu cari semacam wormholme atau lubang cacing, yang menghubungkan dua ruang dan waktu dalam teori yang dikemukkakan oleh Albert Einsten yang menurutnya lubang ini akan menelan materi yang masuk dan memuntahkannya di tempat yang jauh. Tidak seperti blackhole yang telah dibuktikan keberadaannya, sedangkan wormholme ini sifatnya masih spekulatif membutuhkan banyak energi untuk melewatinya dan juga teknologi yang sangat canggih dan maju. Tidak cuma itu, perjalanan masa lalu ini bisa menimbulkan banyak masalah. Contohnya banyak paradox yang bertentangan dengan hukum fisika misalnya apa yang terjadi jika kalian bunuh kakek kalian? Kalau kalian bunuh apa artinya ayah kalian? Terus kalau ayah kalian tidak lahir, apakah kemungkinan kalian akan lahir? Kalo enggak, bagaimana kalian ke masa lalu , lalu bunuh kakek kalian? Sangat bingung bukan?
Lalu, apakah memang benar Time Travel itu bisa dan sudah dikendalikan? Ini sangat menarik dan mungkin kalian sudah tak asing dengan istilah atau kata Time Travel/Perjalanan Waktu. Dari pembahasan dan teori yang sudah dijelaskan, menurut sudut pandang penulis dan bisa disimpulkan, bahwa kemungkinan besar semua perihal ini bisa terjadi dan bahkan sudah ada studi kasus yang menjelaskan tentang terjadinya peristiwa perjalanan waktu/Time Travel ini. Dahulu saja, dimana teknologi masih belum berkembang pesat, sudah dilakukan penindakkan oleh orang-orang jenius yang melakukan hal-hal di luar nalar yang mereka jalani. Disadari atau tidak, dengan munculnya film-film yang merujuk pada perjalanan waktu, menjalani teori dengan cara penindakkan pergi ke luar angkasa, hadirnya alat teknologi dan transportasi perihal mesin waktu, itu adalah salah satu jawaban bahwa itu benar adanya dan sedikit besarnya manusia jenius menciptakan dan bisa mengendalikan waktu dengan bukti penindakkannya, baik itu dengan alat teknologi dan transportasi atau hal yang serupa tidak jauh dari itu. Apalagi sekarang, dengan perkembanganya zaman dan teknologi yang pesat, tidak menutup kemungkinan untuk mencari jawaban apakah benar adanya atau tidak dan bukti yang mungkin bisa memperjelas menghasilkan bukti kuat tentang perjalanan waktu. Ya salah satunya dengan me-riset Kembali teori-teori yang telah dikemukkakan oleh para ilmuwan dan teori secara ilmiah, mengkajinya, penindakkan oleh para ahli ilmiah atau sains yang terjun pada bidangnya, lalu mengembangkan sistem teknologi dan transportasi, dan menciptakan alat untuk mengetahui lebih dalam mengenai Time Travel atau perjalanan waktu.
Referensi :
• https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6081427/kenalan-dengan-teori-relativitas-einstein-dan-bukti-kebenarannya
• https://id.wikipedia.org/wiki/Perjalanan_waktu
• https://id.eferrit.com/apa-itu-twin-paradox-perjalanan-waktu-nyata/
• https://youtu.be/mi_UMhg6UEQ