Seni Rupa Terapan: Definisi, Jenis, dan Contohnya
Hasil akhir dari sebuah karya seni, tidak hanya untuk dinikmati melalui sebuah pameran atau event-event khusus yang mengekspose sebuah jarya seni. Di jaman ini karya seni dapat diterapkan dalam banyak cara. Tanpa kita sadari, kita sering menggunakan alat atau objek yang merupakan hasil dari sebuah karya seni. Hal-hal yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yang terkadang sangat biasa dan merupakan barang-barang yang sangat mudah didapatkan.
Hasil akhir dari sebuah karya seni, tidak hanya untuk dinikmati melalui sebuah pameran atau event-event khusus yang mengekspose sebuah jarya seni. Di jaman ini karya seni dapat diterapkan dalam banyak cara. Tanpa kita sadari, kita sering menggunakan alat atau objek yang merupakan hasil dari sebuah karya seni. Hal-hal yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yang terkadang sangat biasa dan merupakan barang-barang yang sangat mudah didapatkan.
Kalau kita sering mendengar beberapa aliran seni rupa seperti realisme, surealisme, pop up dan banyak istiah-istilah yang lain yang mewakili jenis ekspresi karya seni rupa. Apakah anda pernah mendengar Seni Rupa Terapan?
Seni rupa terapan adalah salah satu jenis karya seni rupa yang diciptakan dengan tujuan utama memberi nilai fungsi atau nilai guna sebagai benda dibandingkan nilai estetisnya. Itulah sebabnya seni rupa yang memiliki nama lain applied art ini banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari karena tidak hanya memiliki fungsi estetis saja melainkan juga fungsi praktis. Jadi seni rupa ini bisa memenuhi kebutuhan dalam aktivitas keseharian kita.
Dengan detail mengenai nilai fungsi, hal ini yang membedakan seni rupa terapan dengan seni rupa murni. Bahkan banyak yang menganggap bahwa lebih suslit membuat terapannya dibandingkan yang murni yang lebih bebas tanpa harus mempertimbangkan fungsi dalam karya seni tersebut. Ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa seni terapan akan lebih kompleks untuk dibuat daripada seni murni atau seni aslinya. Hal tersebut dikarenakan adanya nilai fungsi dari hasil karya seni terapan.
Beberapa jenis Karya Seni Terapan yang dapat kija jumpai hari-hari ini ;
1. Desain

Desain adalah jenis karya yang mencakup perancangan gambar sampai benda pakai yang dapat diterapkan untuk kebutuhan sehari-hari. Jenis karya terapan ini dapat kita jumpai dengan mudah saat ini di berbagai media baik cetak maupun digital. Contoh jenis seni terapan desain dapat berventuk desain produk, desain brosur, desain kemasan, desain logo dan banyak berbagai desain lain dalam bentuk digital maupun tradisional.
2. Arsitektur

Arsitektur adalah salah satu jenis seni terapan untuk merancang sebuah bangunan tertentu, baik secara estetis maupun fungsinya. Rumah-rumah hunian yang ada saat ini adalah hasil dari karya seni terapan yang dapat kita nikmati dan apreasiasi decara langsung. Selain itu juga banyak bangunan dan monumen bersejarah yang ada di Indonesia juga menunjukan seni terapan yang dibuat dengan luar biasa dan menjadi simbol dan ikon dari sebuah daerah.
Perkembangan seni arsitektur yang terus berkembang dari zaman dahulu hingga sekarang yang memiliki ciri khas sendiri dan dapat menyesuaikan dengan zaman. Akan membuktikan bahwa hasil karya seni terapan akan terus berubah dan berkembang menyesuaikan jaman dan mengikuti fungsi yang diinginkan oleh si pengguna karya seni terapan.
3. Kriya Terapan

Seni kriya terapan merupakan bentuk karya seni yang dibuat dengan keterampilan dan kerajinan tangan serta memerlukan keahlian khusus untuk membuatnya. Hasil karya seni kriya biasanya memiliki nilai guna tinggi dan dapat digunakan untuk memenuhi fungsi-fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai macam keramik dan gerabah, seperti piring keramik, gelas keramik, vas keramik, asbak keramik, teko keramik adalah contoh hasil akhir karya kriya terapan.
Berbagai jenis kerajinan tangan seperti keranjang atau tas dari anyaman rotan, anyaman bambu juga merupakan contoh dari hasil karya kriya terapan.Tanpa kita sadari jenis barang-barang hasil kerajinan menjadi pilihan kita dalam memilih alat-alat kebutuhan sehari-hari yang lebih estetis.
4. Pakaian Dan Perlengkapan Busana

Pakaian yang kita gunakan sehari-hari adalah hasil seni terapan yang bisa jadi paling popular yang pada akhirnya berkembang dan dikenal dengan sebutan fashion. Di Indonesia kita dapat melihat beragam seni terapan dalam bentuk pakaian mulai dari tradisional yang ada pada pakaian adat setiap daerah yang mungkin sudah jarang dipakai namun masih tetap dilestarikan dan berfungsi untuk digunakan dalam event-event tertentu.
Seni terapan dalam hal pakaian adat yang menjadi ciri khas Nusantara adalah menggunakan kain batik. Kain batik ini kemudian menjadi salah satu bahan pembuatan pakaian dengan pewarnaan yang menggunakan malam untuk melukis motifnya. Bahkan batik Indonesia kini juga sudah diakui UNESCO sebagai salah satu warisan dunia. Hal ini menunjukan bahwa Indonesia memiliki perkembangan budaya dalam seni terapan pakaian yang sangat luar biasa.
5. Gambar Ilustrasi

Ilustrasi merupakan bentuk gambar-gambar petunjuk atau arahanuntuk memberikan konteks lebih terhadap penjelasan teks. Hasil karya seni terapan berupa ilustrasi dapat kita jumpai di berbagai kebutuhan seperti surat kabar, iklan, poster, maupun dalam banyak media cetak dan digital lainnya. Karya seni terapan ilustrasi adalah bentukdari sebuah karya murni yang kemudian bisa dimaksimalkan menjadi karya terapan yang lebih berguna dan memiliki fungsi.
Desain grafis diperlukan dalam proses pembuatan karya ilustrasi yang proporsional agar menghasilkan karya yang diinginkan. Poster atau banner menjadi salah satu hasil karya seni atau desain grafis dengan komposisi gambar dan huruf pada kertas berukuran besar dengan tema tertentu.
Fungsi yang dimaksud dari sebuah gambar illustrasi adalah sebagai sifat mencari perhatian mata sekuat mungkin sesuai tujuan poster itu sendiri dibuat. Misalnya poster sebagai alat protes dan promosi yang biasanya dibuat dengan komposisi warna-warna kontras dan kuat agar bisa memenuhi tujuan poster tersebut dibuat.
6. Patung Terapan

Sebuah patung tidak hanya mengilustrasikan sesuatu tapi bisa juga menjadi seni terapan saat diciptakan dengan tujuan tertentu secara fungsional. Sebuah patung yang mengilustrasikan sesuatu di masa lampau berfungsi untuk memberikan gambaran atau pengetahuan keadaan di zaman dahulu, seperti patung manusia zaman purba di museum, monumen- monumen nasional, dan sebagainya. Patung replika tersebut kemudian tidak hanya bernilai estetis namun juga memiliki nilai fungsional secara tidak langsung.
Bahkan di era sekarang, banyak bisa temukan hasil karya seni terapan berupa patung yang memiliki fungsi lebih beragam, seperti sebagai ikon sebuah wilayah atau tempat, bahkan banyak patung yang berukuran kecil yang biasa digunakan untuk hiasan interior di dalam rumah.