fenomena fandom akibat kecanggihan gadget

profile picture anggia_febrianty1667623432
Teknologi - Gadget

Kaum milenial sudah tidak asing lagi dengan k-pop, sebab k-pop tengah menjadi idola bagi kaum milenial di Indonesia. Salah satu k-pop yang terkenal saat ini yaitu blackpink. Kaum milenial sangat mengenal aggota blackpink yaitu jennie kim, lisa, kim ji-so dan rose. Banyak diantara kaum milenial hanya menghabiskan  waktu untuk menonton penampilan blackpink mulai dari youtube, instagram dan bahkan kaum milenial sanggup ungtuk menghabiskan uang untuk menonton konser blackpink.

                Pembelian kompulsif seperti membeli album, aksesoris dan barang yang berhubungan dengan sang idola bukan merupakan hal yang sudah biasa. Namun, beda ceritanya dengan penderita pembelian kompulsif. Biasanya fans yang seperti ini akan membeli barang dalam jumlah banyak secara terus-menerus tanpa memikirkan resiko keuangan dan perilaku kompulsif terhadap baranf idola k-pop sangat susah untuk dikontrol. Contohnya membeli album, merchandise, aksesoris tanpa memikirkan uang saku dan menghabiskan uang sampai habis serta yang paling patal adalah menjual barang mewah hanya untuk membeli barang yang bekerjasama dengan idol.

                Kaum milenial yang mengidolakan k-pop bahkan melakukan hal yang tidak wajar seperti meniru gaya idol, baik dari cara berpakaian dan gaya rambut. Kaum milenial yang mengidolakan k-pop biasanya kamarnya dihiasi oleh foto-foto dari k-pop idolanya. Bahkan dari hal terkecil seperti foto profil sosial media kaum milenial dipenuhi oleh foto k-pop. Selain itu banyak juga kaum milenial yang merayakan acara wisuda dengan membuat atau memmbeli buket dari album k-pop. 

                Punya idola mungkin sudah tidak asing lagi untuk kaum milenial saat ini, sebab kecanggihan teknologi adalah salah satu penyebab banyaknya kaum milenial memiliki idola. Namun, lepas dari kemajuan teknologi diharapkan kaum milenial dapat melihat dampak baik dan buruk dari memiliki idola. Sehingga diharapkan dengan memiliki idola tidak menjadi boomerang untuk diri sendiri. Mengidolakan seseorang karena kecantikan atau ganteng merupakan hal yang wajar. Selain itu, banyak kaum milenial mengidolakan k-pop karena suara atau mengikuti trend zaman sekarang.

                Menghabiskan uang untuk hanya membeli barang yang berkaitan tentang idola wajar dilakukan jika sesuai dengan kemampuan atau tidak berlebihan dalam menyukai sesuatu. Banyak sekali dampak negatif dari mengidolakan k-pop secara tidak wajar seperti banyaknya kaum milenial yang menghabiskan waktu untuk hanya bermain gadget dengan tujuan ingin melihat aktivitas terbaru dari idola mereka. 

                Mengidolakan k-pop dalam batas normal dapat dilakukan bagi kaum milenial seperti sebatas menyukai musik dan menyukai performa mereka. Datang ke konser pun tidak jadi masalah jika melihat konser tidak menganggu aktivitas atau mungkin justru mendapat motivasi untuk melakukan hal positif, maka memiliki idola tak jadi masalah. Namun jika dalam kondisi keuangan yang tidak stabil dan memaksakan diri menonton konser dan membeli barang idola maka hal ini tak mesti untuk dilakukan. Sebab gunakanlah uang untuk sesuatu yang lebih dibutuhkan terlebih dahulu sebelum menggunakan uang untuk keinginan atau hanya bersenang-senang. 

Penggemar k-pop sudah terbiasa mengumpulkan dan memperdagangkan photocard. Namun ada juga penggemar k-pop yangrela mencuri uang orang tua hanya untuk membeli photocard, barang atau merchandise dari k-pop. Hal ini tak bisa untu ditiru dan ini juga merupakan kesalahan yang gak semestinya untuk dilakukan. Selain itu, ada juga penggemar yang mencuri uang orang lain untuk hanya bisa mendapatkan barang k-pop yang diinginkan.

                Menjual barang mewah seperti smarphone, laptop dan kendaraan hanya untuk membeli barang dan digunakan untuk menonton sebuah konser memberikan singal bahwa dampak negatif dari memiliki idola telah merusak pikiran tanpa bisa berpikir jernih. Hal ini harus dihindari untuk menciptakan kaum milenial yang cerdas, sebab jika kita ingin mengubah suatu bangsa maka ubahlah dari kaum muda terlebih dahulu. Diharapkan kaum muda yang membaca tulisan ini bisa dengan bijak untuk bertindak. Boleh saja memiliki idola, namun jangan sampai menghancurkan masa depan. Kagumlah dengan idolamu sewajarnya, jangan melewati wajar dan jangan sampai mengidolakan seseorang membuat kerugian untuk dirimu dan orang lain.

3 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
3
0
profile picture

Written By anggia_febrianty1667623432

This statement referred from