SIAPA YANG LEBIH POPULER, BUMI BULAT ATAU BUMI DATAR?

profile picture Adenasri

Apakah bumi itu bulat atau datar? Perdebatan ini masih terjadi hingga sekarang. Secara pribadi, saya masih bertanya kenapa netizen masih mempertanyakan bentuk bumi. Tapi melihat beberapa artikel, di media internet terutama, keinginin tahuan netizen secara logika mengundang pertanyaan dan keraguan apakah bumi itu bulat atau datar?. Seperti contoh pertanyaan, “Jika Bumi Bulat kenapa manusia masih bias berdiri tegak?” atau  “Jika bumi itu berbentuk datar, di manakah ujung dari dunia?”.

Pertanyaan-pertanyaan tadi menggugah saya menelusuri internet, terkait statistik kata “Bumi Bulat” dan “Bumi Datar”. Ketika saya mengetik dua kata tersebut dan membandingkannya pada Google Trends, posisi garis kata Bumi Bulat dan Bumi Datar hampir sama tinggi, bahkan rata-rata ketertarikan penelusuran bumi itu datar sedikit lebih tinggi ketimbang Bumi Datar. Kategori ini berdasarkan pencarian website pada 3 bulan terakhir untuk wilayah Indonesia. Sedangkan pencarian Youtube dengan tenggang waktu dan wilayah yang sama, kata Bumi Datar lebih tinggi dengan nilai rata-rata populeritas 29 dan kata Bumi Bulat bernilai 18.

Data statistik yang berdasar Google Trends tersebut dapat menarik kesimpulan kenapa netizen masih mempertanyakan apakah Bumi Bulat atau datar. Tidak ada perbedaan jauh terkait kata penelusuran bentuk Bumi Bulat atau datar. Jika salah satu kata seperti Bumi Bulat nilai populeritasnya 70 ketimbang Bumi Datar, maka pertanyaan bumi itu datar akan lebih rendah. Kepercayaan terhadap penelusuran semisal Google atau Youtube menjadi trend saat ini. Bahkan masyarakat jika tersesat di jalan akan menelusuri sendiri melalui google map tanpa perlu bertanya pada polisi.

Google search yang menjadi acuan dalam pencarian informasi, masih belum menjadi bahan edukasi. Seperti ketika masyarakat mendapat keluhan sakit pada kepala, lalu menelusurinya lewat google dan mendiagnosis sendiri tentang penyakitnya, itu adalah contoh tidak teredukasinya masyarakat bahwa google hanyalah bagian referensi bukan pengambil keputusan. Sama halnya penelusuran kata Bumi Bulat atau Bumi Datar, walaupun kata Bumi Datar lebih populer, netizen perlu memperdalam lagi secara ilmu alam (sains) terkait bentuk bumi. Kepercayaan tentang ilmu alam (sains) menjadi tolak ukur karena sudah terbukti kebenarannya, ketimbang populeritas kata melalui internet.

Menurut Nationalgeographic.co.id, Bumi jelas berbentuk bulat. Dilansir dari detikEdu, dua faktor yang menentukan bentuk Bumi Bulat adalah massa dan gravitasi. Gravitasi adalah gaya yang disebabkan oleh hampir semua benda yang memiliki massa. Massa adalah ukuran berapa banyak materi yang ada dalam sesuatu bias berbentuk batu, air, logam orang dan berbagai benda lainnya. Ketika massa Bumi bertambah, gaya gravitasipun semakin meningkat. Berbagai materi di bumi ini saling Tarik menuju inti Bumi, sehingga membentuk bola. 

Tetapi bagaimana jika Bumi Datar, apakah ada kebenaran jika Bumi Datar?. Seandainya jika Bumi Datar ada beberapa kemungkinan yang terjadi. Gravitasi menghilang, skenario sederhana bahwa piringan padat tidak mungkin berada dalam kondisi atau memiliki gravitasi sama sekali. Seperti jika berjalan menuju ujung bumi akan semakin berat atau terjadi hujan yang menyamping (horizontal). Satelit tidak akan ada jika bumi berbentuk datar, karena alat itu akan kesulitan mengorbit bidang datar. Selama ini manusia bergantung pada Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) untuk informasi perjalanan. Akan susah jika dunia tanpa GPS, manusia akan kesulitan menemukan arah. Penjelasan ilmiah di atas membuktikan bahwa sains lebih unggul ketimbang sifat manusia yang ingin menjelajah, menimbulkan persepsi dan versinya masing-masing. Mungkin sebelumnya manusia akan membayangkan bumi berbentuk donat, bintang atau trapesium. Namun versi-versi ini tidak memberi bukti secara ilmiah, sehingga bukti bentuk Bumi Datar itu sulit di buktikan.

Referensi :

https://trends.google.com/trends/explore?date=today%203-m&geo=ID&q=bumi%20bulat,bumi%20datar

https://trends.google.com/trends/explore?date=today%203-m&geo=ID&gprop=youtube&q=bumi%20bulat,bumi%20datar

Devi Setya, “Mengapa Bumi Berbentuk Bulat? Ini Penjelasnnya, detikEdu, 04 Oktober 2022, https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6328147/mengapa-bumi-berbentuk-bulat-ini-penjelasannya

Utomo Priyambodo, “Lima Hal Aneh yang Akan Kita Alami Jika Bumi Berbentuk Datar”, National Geographic Indonesia, 28 Juli 2021, https://nationalgeographic.grid.id/read/132808386/lima-hal-aneh-yang-akan-kita-alami-jika-bumi-berbentuk-datar?page=all

2 Agree 1 opinion
1 Disagree 1 opinion
2
1
profile picture

Written By Adenasri

This statement referred from