JIKA BUMI DATAR

profile picture arrahimatul_insan

Sejak 2000 tahun yang lalu, manusia sudah mengetahui bahwa bumi itu bulat. Dimulai dari zaman menghitung sudut matahari, penemuan hukum gravitasi hingga bukti fotografi yang menunjukkan bahwa bumi itu bulat. 

Namun, dari zaman dulu sampai sekarang pun masih ada perbedaan pendapat mengenai bentuk bumi ada yang mengatakan bahwa bumi itu datar. 

Sebelum membahas apa yang akan terjadi kalau seandainya bumi itu benar- benar datar kita harus tahu dulu seperti apakah bentuk bumi datar itu? Jadi dikatakan bumi datar itu berbentuk seperti piring yang melaju ke atas dalam kecepatan tetap yang di mana matahari dan bulan berputar di atas bumi. 

Lalu apa yang akan terjadi jika seandainya bumi benar- benar datar? Berikut penjelasannya.

Berbeda dengan bumi bulat, bentuk bumi datar akan membuat gravitasi menjadi fiksi. Sederhananya karena sifatnya yang menarik ke pusat gravitasi yang seharusnya benda sebesar bumi itu berbentuk bulat. Kita bayangkan jika bumi seperti mainan lilin yang ditekan dengan kedua tangan pasti lilin itu akan menjadi bulat. Nah jika, tidak ada gravitasi benda jadi melayang layang, atmosfer tidak lagi menyelimuti bumi, langit menjadi gelap, tidak ada cuaca, sinar matahari menyerang,  bahkan tidak ada oksigen dan akhirnya tidak ada kehidupan di muka bumi. 

Tapi seandainya masih ada gravitasi, maka efeknya adalah orang- orang yang tinggal di tepi bumi akan kerepotan. Karena semakin ke tepi daya tarik gravitasi akan membawa benda- benda ke pusat bumi. Efeknya orang-orang di tengah bagian bumi akan merasa baik- baik saja namun, lain halnya jika semakin ke pinggir rasanya akan seperti berjalan menanjak. Bangunan- bangunan, tumbuhan, air akan miring ke pusat bumi. Kemudian selanjutnya jika bumi datar maka tidak akan ada zona waktu, bintang di langit yang akan terlihat sama, tidak ada pergantian musim dan banyak hal lainnya. 

Dari sini kita ketahui bahwa bentuk bumi yang datar sulit untuk dibuktikan. Bentuk bumi bulat bisa saja ditentang jika kita mampu membuktikan pada dunia dengan cara ilmiah bahwa bumi itu datar. Namun kebanyakan yang ada hanya suatu versi kisah yang memberikan bukti tidak ilmiah yang tidak bisa dipertanyakan dan itulah yang berlawanan dengan esensi ilmu pengetahuan. Kita hanya memercayainya tanpa coba membuktikannya. Ilmu pengetahuan hanya bisa menerima fakta yang dibuktikan lewat eksperimen dan di sisi lain menolak apa yang tidak terbukti kebenarannya. Bumi yang berbentuk datar itu masih berupa asumsi yang sejauh ini belum bisa di buktikan. 

0 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
0
0
profile picture

Written By arrahimatul_insan

This statement referred from