Quarter Life Crisis; titik dimana ketika semua hal terasa membingungkan.

profile picture sarah jayanti k

Apakah kamu tahu apa itu quarter life crisis? Quarter life crisis atau krisis seperempat abad adalah periode saat seseorang berusia 18–30 tahun merasa tidak memiliki arah, khawatir, takut, bingung, dan galau akan ketidakpastian kehidupannya di masa mendatang. Umumnya, ketakutan ini meliputi masalah relasi, percintaan, karier, dan kehidupan sosial. Setiap orang dapat mengalami krisis ini di waktu yang berbeda, ada yang merasakan di awal usia 20-an, ada yang merasakan di akhir usia 20-an, ada yang merasakan di pertengahan usia 20-an dan kebanyakan krisis terjadi ini di usia 25-an. Namun, tidak jarang krisis sudah dialami di usia 18 tahun, mungkin tuntutan lingkungan sekitar di media sosial menjadi salah satu pemicu mengapa krisis ini sudah mulai dirasakan sejak usia 18 tahuh bagi sebagian orang.  

Quarter Life Crisis fase ketika kita mulai mempertanyakan mengenai “siapa?” jati diri kita. Keadaan ketika kita bingung mengenai apa tujuan hidup kita kedepannya, mulai meragukan diri kita sendiri dan ketakukan akan masa depan. Nah, apalagi masa pandemi ini membuat interaksi sosial kita berkurang, semua hal menjadi tidak pasti hal ini bisa saja membuat kita semakin ngerasain fase quarter life crisis ini. 

Lalu, bagaimana caranya agar kita mengetahui apakah kita sedang mengalami fase krisis tersebut atau tidak?

  1. Kamu mulai mempertanyakan apa tujuan hidup kamu, pertanyaan yang terus muncul dalam benak kamu namun tidak kunjung menemukan jawaban dapat membuat kamu frustasi. 
  2. Ketika media sosial bukan lagi menjadi hiburan, namun menjadi sumber ketakutan dan membuat kita merasa tertekan, rada tertekan ini biasanya dipicu ketika kita mulai membandingkan pencapaian orang lain yang kita lihat di media sosial dengan pencapaian kita sendiri yang membuat kita merasa jadi tertinggal. 
  3. Ketika seseorang merasa terjebak di pekerjaan yang sedang ia jalani, rasa ingin lari tentunya menjadi sebuah reaksi alami. Kebingungan antara harus mengejar karier atau mengejar impian. Tidak ada salahnya merasakan hal ini, karena kondisi dapat menjadi pemicu kamu untuk terus mengembangkan karier. Akhirnya kamu akan sadar bahwa mengejar karier atau mengejar impian bukan merupakan pilihan yang mutlak. Sebenarnya kamu dapat mengejar keduanya karena, tanpa sadar kamu keduanya memang sudah saling bersinggungan.
  4. Pernah ga sih, kamu ngerasa kalau semakin dewasa lingkungan pertemananmu mulai mengecil, gapapa kok itu hal yang wajar karena semakin dewasa kamu, kamu akan semakin sadar mengenai siapa yang perlu kamu pertahankan dan siapa yang harus kamu lepaskan. Sebab ketika kita beranjak dewasa, yang penting mengenai pertemanan bukan lagi kuantitas tetapi kualitas. 

Kayanya hampir semua hal diatas mungkin udah dialamin atau lagi dialamin yaa sama sebagian dari kita, iya gapapa kok itu hal yang wajar. Kamu perlu tau kalau semua hal diatas itu sebenarnya wajar untuk kita rasain, asalkan ga terlalu berlebihan.

Rasa takut dan khawatir sebenarnya wajar, karena hal itu adalah perasaan alami yang hampir dimiliki setiap manusia. Mulai dari rasa takut dan khawatir akan hal sederhana sampai kekhawatiran akan hal yang mungkin memiliki dampak besar untuk kehidupan kita. Justru kita perlu memiliki rasa takut, karena hilangnya rasa takut dapat menyebabkan ketidak hati-hatian (kecerobohan), karena tanpa ada rasanya takut kita akan merasa bahwa kita dapat melakukan semua hal dan tidak mempertimbangkan dampak kedepannya. Tetapi kita juga tidak perlu terlalu membesar-besarkan rasa takut tersebut. 

Terus gimana dong cara mengatasi quarter life crisis ini? 

  1. Kamu harus tau kalau fase krisis ini adalah fase yang sangat normal, semua orang akan mengalaminya cuma waktunya aja yang ga sama. Kamu harus tau kalau ga ada yang salah dari diri kamu ketika kamu mulai merasakan rasa takut dan khawatir ini, tapi kamu juga perlu tau kalau kamu gaboleh terlalu terjebak didalam rasa takut itu. Jangan biarin rasa takut itu kuasain diri kamu, dan akhirnya buat kamu jadi ragu sama diri sendiri. Untuk bisa mengatasi rasa takut itu, kamu perlu tau hal apa yang kamu takuti? contoh yang paling sering kita alami itu takut gagal, yash takut gagal! takut kalau hasil akhirnya ga akan sesuai ekpetasi kamu, tapi kamu harus tetep nyoba, kenapa? kalau kamu ga nyoba kamu sama sekali ga punya peluang untuk bisa berhasil karena kamu sendiri ga pernah mencobanya. Sedangkan, kalau kamu berusaha untuk coba ada peluang kamu untuk berhasil, 50% peluang untuk berhasil dan 50% peluang untuk gagal, kalaupun pada akhirnya setidaknya kita sudah pernah berusaha dan melakukan yang terbaik dibanding ga sama sekali, kita udah ga berhasil dari awal kan.
  2. Kasih tau diri kamu kalau quarter life crisis ini adalah fase transisi kamu untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ada banyak sekali transisi yang kita lewati dalam hidup ini, sama kaya transisi yang kita alami dalam hidup, krisis ini juga akan menemukan akhirnya. Krisis ini bukan hanya sekedar masa yang harus dilewati, tapi merupakan masa di mana kita berproses dan kemudian menjadi pribadi yang lebih baik.
  3. Stop bandingin diri kamu sama orang lain, hidup bukan merupakan kompetisi. Kamu ga perlu merasa tertinggal dan membandingkan hidup kamu dengan orang lain. Setiap orang punya waktunya masing - masing, sama kaya kamu. Akan ada waktu dimana kamu akan menjadi berhasil tanpa perlu membandingkan diri kamu sama orang lain. Lebih baik kamu inget kalau kamu hebat, karena kamu udah berusaha dan berhasil sampai sejauh ini. 
  4. Coba cari temen buat sharing, ajak aja ngobrol temen mungkin untuk sekedar ceritain soal apa yang ada dalam benak kamu saat ini. Gapapa kalau kamu belum bisa ceritain struggle kamu, atleast kamu share pikiran kamu itu ke orang lain biar ga semuanya kamu pendem sendiri karena kepala kamu juga butuh ruang kosong biar dia tetep bisa tenang, kalau semua pikiran kamu tampung sendiri, ruang kosong itu akan terisi dan kamu bakal cape sendiri.
  5. Percaya ya sama diri kamu, kamu hebat banget loh! atas apapun hal yang terjadi dalam kehidupan kamu, atas semua hal yang udah kamu lalui. Kamu itu hebat, karena kamu udah bisa bertahan sampai sejauh ini, it's a big achievement and you must be proud of yourself!
     

Pokonya buat siapapun yang lagi alamin fase ini, aku percaya kalau kamu mampu! terimakasih ya karena kamu sudah berjuang sampai sejauh ini. Kamu hebat, semangat ya! kamu ga perlu terburu - buru untuk keluar dari fase ini, nikmati setiap perjalanan dan proses yang ada. Pelukk hangat untuk kalian semua <3.
 

0 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
0
0
profile picture

Written By sarah jayanti k

This statement referred from