FOMO (Fear Of Missing Out) Mempengaruhi Kesehatan Mental
Apasih itu FOMO? Well untuk kalian masih asing dengan FOMO singkatnya, The fear of missing out refers to the feeling or perception that others are having more fun, living better lives, or experiencing better things than you are. (source; www.verywellmind.com) dalam Bahasa intinya adalah Fear Of Missing Out adalah perasaan ketika melihat seseorang menjalani hidup yang lebih menyenangkan, lebih seru, dan memiliki experience yang jauh lebih baik di dalam alam bawah sadar kita merasakan iri.
Fenomena ini biasanya dialami ketika kita terlalu sibuk mengurusi kehidupan yang bersliweran hanya di sosial media. FOMO tidak hanya dirasakan oleh orang-orang dewasa saja di jaman teknologi yang berkembang secepat sekarang banyak anak remaja zaman sekarang mengalami FOMO. Banyak sekali pengaruh buruk yang dapat terjadi ketika FOMO ini menyerang, dua diantaranya adalah stress berat dan juga mengalami anxiety. Pernah gak sih kamu merasa sangat terasingi ketika melihat insta-story teman-teman kamu yang sedang liburan, sedangkan kamu saat itu hanya rebahan atau pernahkah kamu memaksakan suatu kehendak dengan teman/orang disekitar kamu hanya karena kamu takut tertinggal experience dengan mereka?
Ketika kita terlalu sering perhatikan kehidupan orang lain berdasarkan sosial media saja, jelas kalau kita merasa hidup kita sangat kurang, tapi apa iyaaaa? Pernyataan bahwa “hidup orang di sosial media 99% palsu” tidak hanya omongan kosong aja loh. Apa yang orang lain posting di sosial media adalah 1 dari yang terbaik dari beribu masalah yang dia punya, aku, kamu, dan mereka kita semua tidak memiliki kehidupan yang sempurna bak princess, everyone has their own problems. Ketika kamu mulai merasakan FOMO biasanya kamu akan selalu secara sadar mengatakan “iya” pada sesuatu yang mungkin sebenarnya kamu tidak mau lakukan tapi respon dalam alam bawah sadar kamu sudah mengatakan “gak, gue gamau ketinggalan A” “gue harus bisa nyamain apa yang C lakuin”, berat kan untuk selalu memenuhi ekspektasi ketakutan kamu itu? Lalu apa yang seharusnya kamu lakukan ketika FOMO menyerang? Dari berbagai artikel yang sudah aku baca ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan jika kamu sadar sudah terjerat dengan lingkaran FOMO:
- Coba untuk lebih memperhatikan sekitar kamu yang jelas lebih nyata
- Lakukan detox social media
- Selalu hargai dan fokus pada dirimu sendiri
3 tips yang aku kasih terlihat simpel tapi bisa gak kamu konsisten misal 3 bulan untuk lakuin ketiga hal itu? Akan banyak rintangan sebenarnya, di point pertama, kamu akan merasa susah melakukannya karena ketika sedang merasakan FOMO cara pemikiran kamu akan berubah secara tidak sadar kamu hanya akan mikir “mau ikut” “kenapa gue doang yang ngalamin ini” itu ngebuat kamu akan stuck di dalam bayangan keseruan hidup mereka, ketika sebenarnya kamu bisa melakukan hal lain daripada membuang waktu mendamba-dambakan kehidupan orang lain yang kamu anggap sempurna.
Point kedua, jelas ini susah kita lakukan karena kita hidup di era perkembangan teknologi ribuan media seperti Instagram, Tiktok, YouTube, Twitter media-media seperti inilah yang akan siap memancarkan sinar kehidupan orang lain yang mereka tampilkan, kehidupan yang sudah di design sedemikian rupa. Bijak lah saat bermain social media tidak hanya tentang komentar di postingan orang, namun juga bijak respon saat melihat update-an hidup orang lain.
Point ketiga, point yang menurut aku pribadi sangat susah dilakukan namun sangat gampang diucapkan, untuk orang yang serius ingin fokus pada dirinya sendiri pasti akan tahu seberat apa rasanya untuk tidak membandingi diri sendiri dengan orang lain, untuk memvalidasi pernyataan “aku juga berharga aku patut dihargai dan tidak diinjak oleh siapapun terlebih diri aku sendiri”, ketika kamu perlahan mulai menyadari bahwa kamu sekarang terlalu sering membandingi kehidupan kamu dengan orang lain secara terus menerus kamu secara tidak sadar akan melewati fase merasa tersendiri, merasa terasingi, merasa bahwa hidup kamu datar tanpa adanya keseruan, ini perlu diingat ya hidup itu bagaikan roda dan setiap orang punya roda yang berputar pada poros dan waktu yang berbeda, disaat kamu sedang merasakan hidup kamu kurang fun coba renungin lagi, balik ke dunia nyata banyak banget hal hal yang bisa kamu lakukan jika kamu fokus pada diri kamu sendiri tanpa melihat ke orang lain terus-terusan.
Belajar untuk lebih bersyukur sama apa yang sedang kamu punya, you should cherrish more keadaan-keadaan yang kamu rasakan secara nyata bersama orang-orang disekitar kamu, gak susah kok menghargai sesuatu gaperlu menunggu hal besar datang, untuk belajar menghargai dimulai dari hal kecil seperti masih bisa bernafas di pagi hari, masih bisa lihat diri sendiri di pagi hari, masih bisa menulis artikel seperti ini juga bisa.
AKHIR KATA
Semoga siapapun kamu dimana pun kamu berada yang sedang merasakan FOMO dan sedang merasakan kecemasan kamu gak sendiri pelan-pelan ya kamu pasti bisa ngelewatin ini semua, Semangatttt! Aku minta maaf ya banyak kalimat atau kata yang banyak harus diperbaiki untuk sebuah artikel seperti ini semoga bisa memberikan manfaat kedepannya bye byeee.