Wanita tidak Menikah bukanlah Hal Tabu Lagi

profile picture yuliartiselli

 

Yah, mau bagaimana lagi. Semenjak banyak KDRT bermunculan membuat wanita jadi takut untuk menikah. Dan wanita tidak menikah bukanlah suatu hal yang tabu lagi. Dengan menonjolkan feminim-nya, tetap yang namanya wanita bisa strong tanpa pria.

Tahu sendiri tidak?, alasannya tidak hanya itu saja, banyak wanita tak ingin menikah hanya karena trauma di masa lalu atau karena pengalaman buruk yang ia timpa. Miris tidak sih?. Jadi lebih ke menyelamatkan jiwa serta raganya (mentalnya).

Tidak Mempunyai Target Menikah

Iya, saat seseorang sudah buruk akan suatu hal maka otomatis dia tidak akan membuat rencana akan hal itu dan dari putus asa itu, mau tidak mau adalah kata kuncinya. Jadi, tidak mempunyai target menikah adalah jawabannya.

Apatis melihat lembaga pernikahan sekarang sudah menjadi hal yang biasa. Apalagi wanita karir, lebih mementingkan kebahagiaannya dulu daripada kepentingan bersama. Apalagi untuk masa depannya. Terpasti, kita selalu bersyukur apa yang dipunya oleh Tuhan.

Kadang tidak punya bayangan dalam berumah tangga, memang membuat seseorang menjadi ragu-ragu akan apa yang terjadi selanjutnya. Lebih ke komitmen sih. Ia juga takut tersakiti, atau belum siap akan hal itu. Karena ekspektasi pernikahan setidaknya bahagia.

Bermacam-macam Laki-laki belum tentu Memikat Hati

Jangan kira, orang yang tidak mau menikah berarti tidak laku, malahan ada yang sampai ingin meminangnya berkali-kali. Laki-laki sebanyak apapun, jika tidak sreg atau pas maka sama saja. Karena bunuh diri tidak selucu itu bung.

Status single bukanlah masalah bagi kaum wanita saat ini, karena wanita dengan banyaknya jumlah populasi yang kian meningkat, kadang disepelekan oleh laki-laki bisa dipoligami atau disakiti, haha miris. Jadi yah, demi anak bangsa jangan deh.

Kebahagiaan sebenarnya kan bersyukur, jadi yah tidak apa-apa. Asalkan kita tidak mempermasalahkannya. Ativitas sekarang wanita tidak hanya di dapur saja, tetapi juga perkantoran jadi sebisanya punya suami yang paham bagaimana emak-emak jama sosialita sekarang.

Sebelum Menikah, Pastikan Siap Mental 

Kita diharapkan bebas dalam hal apapun, walaupun memang dalam pernikahan perlu yang namanya komitmen, apalagi yang namanya kebebasan perlu diminimalisir karena ada ego yang harus dijaga demi kepentingan bersama.

Kehidupan menyendiri ada yang dirasa lebih menenangkan daripada menikah, terasa ikhlas dan afdol. Walaupun masih ada masyarakat yang kolot, yang namanya wanita tidak mau tahu yah tidak masalah. Dan bukan menjadi masalah akan hal itu, kecuali orang tuanya.

Cerai juga menjadi salah satu kunci perpisahan terbaik karena demi dirinya sendiri dan orang lain. Iya, dari situ wanita tidak menikah bukanlah masalah karena ada sebab musababnya. Tinggal kita sebagai orang awam mengerti bahwa keadaan setiap orang berbeda.

Hargai Dia dan Jaga Hatinya

Maksudnya, sebagai sesame perempuan jangan tega lah menjudge seorang wanita karena tidak menikah, tetapi tanya juga kira-kira kita sudah sempurna kah kok gampang menilai apa yang dilakukan orang untuk diputuskan.

Jangan yah, karena dari diri kita juga belum tentu tahu mau dibawa ke arah mana. Tahu sendiri, ada adat yang masih kolot, dimana mengkungkung kebebasan para wanita, jadi wanita karir pasti menghindari akan hal ini.

Jangan sampai mendapatkan suami yang dominan, karena itu juga menyengsarakan kita, kecuali dalam hal baik. Apalagi hampir semua aspek hati diatur, jangan. Jangan sampai juga, kita runyam masalah rumah tangga sampai dibawa ke badan hukum, pilih pasangan aman agar tidak ribet seperti ini.

Masa Depan yang cerah, Membuat Wanita Takut akan Menikah

Bayangkan saja, karir kita sudah melejit bagus, dihancurkan oleh salah pilih pasangan. Bagaimana perasaanmu?. Sakit kan?. membayangkannya saja sudah sakit apalagi jangan sampai kita mendapatkan pengalaman hal tersebut.

Tapi jangan bayangkan kesakitannya saja, ketakutannya saja. Kalau memang siap menikah, sudah siapkah akan komitmen dan tanggung jawab masing-masing?. Perlu dipertanyakan kesiapan akan hal tersebut.

Banyak orang yang bisa membicarakan komitmen tapi tidak bisa menjalankannya, itu banyak. Jadi hati-hati dalam memilih pasangan sebelum sakit. Dengan memilih pasangan yang baik, setidaknya kita meminimalisir kekecewaan yang ada. Tidak sesuai ekspektasi.

Jadi Poin Penting Apa dalam Pernikahan?

Paling penting adalah komitmen, selain itu juga sadar akan kosekuensi. Saat sudah paham akan dua hal itu, maka menjalani rumah tangga jadi enak dan nyaman. Menjalaninya sambil nerima ing pandum. Penyebab wanita tidak menikah bisa karena perselingkuhan atau melihat fenomena akan hal itu.

Adanya kurang komunikasi antara pasangan, tidak adanya jujur dalam rumah tangga, lebih ke sikap egois atau mementingkan dirinya sendiri. Lebih suka ke pornografi dan narkoba, biasanya laki-laki nih. Adanya ketidakpedulian terhadap pasangan.

Sebelum menikah tanyakan akan hal ini, jadi kalian tidak menyesal saat menikah, diantaranya siapkah masalah finansial, hunian, anak, istri bekerja atau tidak, kenal karakter masing-masing, pembagian kerja dan tugas masing-masing, masa depan pernikahan, dan lain-lain.

Itulah penjelasan tentang wanita tidak menikah, jadi wanita kalau tidak menikah siapa takut?.

0 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
0
0
profile picture

Written By yuliartiselli

This statement referred from