Perlu nggak sih keluar dari zona nyaman?

profile picture RereAliefYanuar


   Hi semua-nya, apa kabar-nya nih? Sehat tidak? Atau sedikit kurang enak badan nih? Ummm apapun kondisinya baik ataupun kurang baik tetap senyum-nya dijaga ya maniez. Oh iya? Kalian pernah dengar kutipan lirik lagu berikut ini tidak?
   
  " Pagi ke pagi
Ku terjebak di dalam ambisi
Seperti orang - orang berdasi
Yang gila materi rasa bosan
Membukakan jalan mencari peran
Keluarlah dari zona nyaman"

Widih, siapa sih yang tidak kenal dengan lagu tersebut, yupss lagu zona nyaman dari Fourtwenty, dimana di lagu tesebut dijelaskan bahwa ada seseorang dimana dia dihadapkan dengan banyak sekali tugas-tugas dan tidak ada hentinya, dan ada di beberapa part bait dimana dia disuruh untuk menjalankan dengan sepenuh hati dan keluar dari zona nyaman dia.

Sekali lagi, seberapa pentingnya sih kita keluar dari zona nyaman? Atau bahkan itu tidak perlu sama sekali? Ummm bingung kan anda? Okei kawan-kawan semua, di sini saya pakai bahasa yang santai yah, biar saya lebih gampang menjelaskannya dan kalian lebih enak literasi-nya. Okeiii kembali ke topik utama, seberapa pentingnya sih keluar dari zona nyaman, sebelum itu banyak nih opini-opini dari beberapa pihak, baik opini yang mendukung maupun opini yang menolak tentang problematika keluar dari zona nyaman kita? Kalian tim yang mana nih? Jadi sebelum kita masuk membahas ke masalah intinya, terlihat bahwa masih ada beberapa opini tentang problematika ini, dan disimpulkan bahwa problematika ini bukan problematika yang sepele. Jadi di artikel ini saya akan sedikit mengulas tentang problematika ini serta sedikit memberikan tips and trik apa yang perlu dipersiapkan sebelum memulai untuk keluar dari zona nyaman kita.

Tapi sebelum itu, apa sih zona nyaman? Ada yang tau nggak nih? Yaudah deh sini saya jelasin, jadi secara etimologi, zona nyaman bisa diartikan sebagai kondisi dimana seseorang akan bekerja secara umum atau dapat dikatakan nyaman, tanpa adanya usaha yang lebih maksimal. Dimana dari statement tadi banyak orang-orang yang menolak nih untuk keluar dari zona nyaman tuh tidak perlu, karena menurut mereka orang-orang yang sudah berada di zona nyaman, mereka cenderung mengerjakan sesuatu itu dengan netral tanpa adanya kecemasan dan menimbulkan risiko. Jadi dengan tidak keluar dari zona nyaman, itu menurut mereka bisa meminimalisir adanya kecemasan, tantangan, dan risiko. Yahh sebenarnya itu tidak bisa dibenarkan dan juga tidak bisa disalahkan juga, semua orang berhak untuk beropini. Nah tapi untuk di sesi kali ini, ini tentang murni dari opini dan sudut pandang pribadi saya.

Di mana yang sudah saya singgung tadi, seberapa penting sih keluar dari zona nyaman kita? Kalau dari saya sendiri dan sepengalaman saya sendiri "saya bisa bilang, bahwa keluar dari zona nyaman itu penting." Dan pertanyaannya, bagaimana bisa penting? Oke, kita mulai dari poin yang pertama. Ketika kita sudah mulai untuk keluar dari zona nyaman kita, feedback pertama kali yang bakal kita rasakan adalah kita lebih mengenal jauh tentang diri kita( baik kelemahan, kelebihan, soft skill, dan lain²), hal yang kedua juga tidak kalah menarik juga, yakni adanya peningkatan jati diri yang cukup signifikan dan terlihat. Yang terakhir, kita dipaksa untuk terbiasa menanggapi problem dengan problem solving.
Jadi kalau ditanya, seberapa pentingnya sih keluar dari zona nyaman? Jawabannya penting.

Nah akan tetapi, perlu kalian noted nih ketika kita ingin melakukan sesuatu harus ada Keluar dari zona nyaman, tentu nggak asal keluar juga kan, ya. Perlu ada perencanaan yang matang. Nah, memahami secara mendalam tentang apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan yang kalian punya, akan membuat rencana keluar dari zona nyaman tersebut lebih terukur dan pasti. Jadi perlu diinget nih, melakukan tindakan itu ada caranya ya brow. Jadi mau tau nggak nih? Apa saja nih hal yang perlu dipersiapkan sebelum Anda memutuskan untuk keluar dari zona nyaman. Okedeh, biar tidak penasaran dan takutnya dari penasaran itu kebawa sampai mimpi, kan saya juga yang ngerasa bersalah heheh.

Okei, menurut opini saya sendiri ada 2 hal nih yang perlu dipersiapkan sebelum memutuskan untuk keluar dari zona nyaman.

1. Menemukan Kekuatan dan Mengambil Sikap Berani
    Nah kenapa poin ini saya taruh di poin pertama, karena hal ini menurut saya sangat penting dan mungkin menjadi dasar fondasi pertama untuk memulai keluar dari zona nyaman. Jadi hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencoba-lah untuk lebih mengenal tentang dirimu terlebih dahulu, apa sih kekuatan yang kalian punya. Dimana dengan kekuatan tersebut itu akan mensupport anda untuk survive ketika mulai keluar dari zona nyaman, karena hal yang bakal kalian rasakan pertama kali ketika sudah memulai keluar dari zona nyaman adalah culture shock, nah untuk bisa mengantisipasi hal tersebut biasanya kekuatan kita bisa kita masukkan. Dan mengambil sikap berani dalam artian ketika mengambil suatu keputusan itu hal yang perlu diperhatikan selain konsekuensi adalah keberanian.

2. Mempersiapkan dan Menghargai Diri Sendiri

Rasa takut dan cemas yang pertama kali muncul ketika hendak keluar dari zona nyaman adalah suatu hal yang wajar, Wajar banget. Akan tetapi, perasaan tidak nyaman ini dapat diminimalkan salah satunya dengan persiapan yang matang.

Terakhir adalah menghargai diri sendiri. Keluar dari zona nyaman adalah hal yang tidak bisa dipandang remeh (tidak mudah). Nah saya pernah baca buku nih yang berjudul "atomic habit" dimana intisari pada buku tersebut membahas tentang penghargaan terhadap kemajuan kecil, jadi setiap langkah maju adalah kemajuan sekecil apa pun langkah itu. Dengan lo menghargai diri lo sendiri, akan membuat lo semakin bersemangat untuk keluar dari zona nyaman. That's the key browww.

Nah mungkin itu paparan yang bisa saya sampaikan, sekali lagi yang perlu di noted ini murni opini gue dan sudut pandang gue sebagai orang yang pernah melakukan dan mengalami, jadi untuk kebenarannya saya tidak memaksa anda untuk menerima, yang terpenting, jika ada hal yang bisa diambil sebagai hikmah boleh diambil, dan sekiranya ada hal yang perlu di filter kembali jangan sungkan untuk mereply di kolom komentar. Come on mari kita terus berkembang.

*Rere Alief Yanuar

2 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
2
0
profile picture

Written By RereAliefYanuar

This statement referred from