Membangun Kembali Kaum Rebahan
Di zaman yang serba canggih ini,anak muda zaman sekarang berbanding jauh dengan anak muda zaman dahulu.Ditambah lagi dengan keadaan sekarang yang semuanya serba praktis,hal itu berdampak sekali pada remaja saat ini,bahkan orang dewasa pun tidak sedikit yang terkena dampaknya.Salah satu dampaknya adalah dengan adanya gadget yang memudahkan hampir semua aktivitas kita.Seperti misalnya memesan makanan,jasa,maupun barang lewat online,bahkan kebutuhan kita pun bisa dengan mudah langsung terpenuhi dengan syarat tertentu.Dari dampak tersebut datanglah rasa malas kita untuk melakukan aktivitas,karena sudah terwakili oleh adanya gadget tadi, sehingga muncullah dua kata yang sering kita dengar dan mungkin sudah hampir semua kenal dengan kata ini,yaitu “Kaum Rebahan".
Kaum rebahan identik dengan cara beraktivitas mereka mulai dari makan,karena sudah nyaman di zona nyaman biasanya mereka lebih memilih tetap pada rebahannya dari pada keluar kamar untuk makan,dan tidak sedikit juga biasanya mereka yang malas keluar rumah,memilih untuk memesan makanan lewat online.
Kebiasaan seperti itu harus bisa diatasi dengan cara yang lebih produktif,dengan contoh apabila kalian bangun tidur di pagi hari,hindari kontak langsung dengan ‘handphone’,kalian bisa mengganti kebiasaan tersebut dengan olahraga, setelah olahraga kalian bisa mandi dan memakai ‘skincare' supaya tubuh lebih ‘fresh’.Bacalah buku apa saja minimal lima menit untuk mengisi waktu luang atau lakukan hobi kalian.Cobalah bantu membersihkan rumah yang ringan-ringan.Jika masih ada waktu luang,kalian dapat melakukan sekaligus mencoba hal baru seperti menanam tanaman,atau membuat kue,bahkan kalian bisa menonton video yang mengedukasi, contohnya adalah video tentang mempelajari bahasa asing.Aktivitas tersebut tidak akan membuat rugi kalian,justru akan semakin semangat dan rajin bahkan dapat mengurangi rasa malas dalam diri.
Jika dari kecilnya kalian malas,akan berakibat buruk pada masa depannya.Dari kecil kita harus belajar seperti pepatah yakni “Bersusah-susah dahulu dan bersenang-senanglah kemudian”.Karena sebenarnya di dunia itu tidak ada yang pintar dan tidak ada yang bodoh.Semua kembali lagi pada keseharian yang kalian perbuat.Jika rajin,maka kalian sudah melakukan pepatah yang berbunyi “Rajin Pangkal Pandai” dan kalian secara tidak sadar dapat merasakan manisnya manfaat tersebut.
Jika anda sekalian yang membaca artikel ini merasa keseharian anda belum produktif,cobalah dari sekarang untuk belajar memaknai hari-hari dengan aktivitas yang bermanfaat.Mulailah dengan hal-hal kecil yang dapat membantu orang lain.Meskipun keluar dari zona nyaman itu tidaklah mudah,tapi kita bisa merangkak keluar secara perlahan untuk menuju hidup yang lebih berarti.