Bulan Ramadhan Penuh Berkah

profile picture Athifah Salwa

Bulan Ramadhan Penuh Berkah 

“Tiada bulan seagung ini. Tiada bulan semulia ini. Tiada bulan seberkah ini. Ramadhan penuh berkah dan maghfirah. Marhaban ya Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa.”

Sungguh telah datang bulan Ramadhan yang penuh keberkahan. Allah mewajibkan kalian berpuasa di dalam bulan Ramadhan. Di dalam pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan ini terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan (Lailatul Qadar). Siapa saja yang terhalangi untuk mendapatkan kebaikan malam itu maka dia telah dihalangi dari keutamaan yang agung (HR Ahmad dan an-Nasa`i). Imam Ibnu R berkata, “Bagaimana mungkin orang yang beriman tidak senang saat pintu-pintu surga dibuka?” Bagaimana mungkin orang yang pernah berbuat dosa (dan ingin bertobat serta kembali kepada Allah SWT) tidak senang saat pintu-pintu neraka ditutup?” Bagaimana mungkin orang yang berakal tidak senang saat setan-setan dibelenggu?” (Ibnu R al-Hanbali, Lathâif al-Ma`ârif, hal. 174).

Sungguh bulan Ramadhan ini telah hadir di hadapan kalian. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari pada malam seribu bulan. Siapa pun yang terhalangi dari malam itu, sungguh dia telah terhalangi dari kebaikan secara keseluruhan. Tidak terhalangi dari kebaikannya kecuali seorang yang rugi (HR Ibn Majah).

Mencari berkah di bulan Ramadan sebenarnya tak hanya sekedar menjalankan ibadah puasa saja. Banyak amalan dan perbuatan yang bisa dilakukan untuk mencari berkah di bulan Ramadan. Menjalankan amalan puasa Ramadan menjadi kegiatan mencari berkah di bulan Ramadan.

1. Salat Malam

Pada malam tiap bulan Ramadan, umat Muslim juga dianjurkan untuk melakukan ibadah salat malam atau yang disebut dengan salat Tarawih. Salat Tarawih dilakukan setelah salat isya dan dapat dilakukan secara sendiri atau berjamaah.

2. Membaca Alquran

Membaca Alquran di bulan Ramadan akan menambah pahala yang sangat berlimpah. Membaca Alquran juga merupakan sunah Rasul yang dikerjakan pada saat Ramadan.

3. I’tikaf

I’tikaf dalam konteks ibadah Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhoan Allah SWT dan bermuhasabah atas perbuatan-perbuatannya. Iktikaf yang disyariatkan ada dua jenis yaitu iktikaf sunah dan wajib.

4. Berzakat Fitrah

Zakat Fitrah dikeluarkan pada saat bulan Ramadan, paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan Salat Idul fitri. Jika waktu penyerahan melewati batas maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa.

5. Perbanyak Sedekah

Rasulullah bersabda bahwa waktu terbaik untuk bersedekah ialah di bulan Ramadhan. Karena di bulan Ramadan kamu bisa merasakan, bahwa tidak semua orang mendapat kemudahan seperti yang kamu miliki. Sedekah membuat orang dapat bersyukur atas apa yang telah dimilikinya.

Persiapan fisik maupun batin menjadi hal yang sangat penting selama ramadhan, dengan fisik sehat kita akan mampu menahan dari segala makanan dan minuman, dan dengan batin yang sehat kita akan mampu mengendalikan hawa nafsu kita. Ditambah kesyukuran besar dan anugrah dari yang kuasa kita terhindar dari penyakit covid yang menimpa kita, dan kini saatnya kita berbahagia dengan kesehatan yang kita miliki. Namun, menjaga protokol kesehatan juga merupakan hal yang tidak boleh terabaikan, agar kita dapat senantiasa sehat wal afiat dalam keberkahan ramadhan, wallau a’lam. 

Jadi hal-hal fardu yang dilakukan di bulan Ramadhan ini akan mampu menghapuskan dosa-dosa kecil, dengan syarat dosa-dosa besar ditinggalkan. Dosa-dosa besar yakni perbuatan yang hukuman di dunia dan siksaan di akhirat. Misalnya, zina, mencuri, meminum arak, menghina kedua orang tua, memutuskan hubungan kekeluargaan, transaksi riba, mengambil suap, bersaksi palsu dan memutuskan perkara dengan selain hukum Allah. Seperti yang kita ketahui bahwa bulan Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun, maka perjumpaan dengannya menjadi istimewa bagi umat islam. Bulan ramadhan juga menyimpan beragam keutamaan yang menjadi wadah kita untuk mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya guna menghadapi hari perhitungan kelak. Maka, manfaatkanlah momentum bulan Ramadhan untuk memperbanyak amal ibadah dengan niat semata-mata hanya karena Allah. Pahala yang diberikan Allah di bulan Ramadhan ini tentu berbeda dengan hari-hari biasa di luar bulan. Ramadhan, karena Allah menjanjikan lipatan pahala yang berlimpah bagi hambanya yang mau istiqomah beramal sholeh di bulan Ramadhan. Hal tersebut dijelaskan di dalam hadis berikut ini: "Setiap amalan yang dilakukan anak Adam akan dilipat gandakan, tindakan yang baik akan dilipat gandakan pahalanya hingga 700 kali lipat. Allah SWT berfirman: Dengan syarat berpuasa yang dilakukan karena Aku (Allah) maka Aku akan memberikannya pahala. Karena mereka telah bersedia meninggalkan keinginannya demi Aku." (HR. Muslim). Lihatlah, banyaknya keutamaan yang terdapat dalam bulan Ramadhan. Oleh karena itu jangan sampai kita tidak mendapatkan berkahnya. Ayo kita berlomba-lomba meningkatkan amal kebaikan di bulan ini.

Athifah Salwa

0 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
0
0
profile picture

Written By Athifah Salwa

This statement referred from