Bentuk bumi kita, bundar atau datar?

profile picture Khusnul

Mungkin kita selama ini mengetahui bahwa bumi yang kita tempati ini adalah berbentuk bulat. Namun, seiring berjalannya waktu, serta pengetahuan yang sudah semakin berkembang dan maju, ada segelintir orang yang tidak percaya lagi tentang adanya bumi yang berbentuk bulat, mereka lebih percaya dan berspekulasi bahwa bumi itu datar. Spekulasi ini sangat berbenturan dengan apa yang telah kita pelajari selama di jenjang sekolah tentang bumi yang berbentuk bundaran. Spekulasi itu datang bukan tanpa alasan, karena ada beberapa teori yang menjelaskan bahwa bumi ini berbentuk data. Ternyata, teori tentang bumi itu datar sudah ada sejak zaman dulu, yang kini di abad ke-21 kembali mencuat dan orang-orang yang meyakini teori ini membantah tentang adanya bumi ini bulat.

Banyak bukti yang tidak bisa dibantah oleh para penganut teori bumi datar, salah satu buktinya yaitu gerhana, dari gerhana kita bisa membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat. Menurut teori Aristoteles, ia telah memperhatikan gerhana bulan dan melihat bahwa ada lengkungan di permukaan matahari, dari sini ia menyimpulkan bahwa bumi berbentuk seperti bola. Masih banyak teori yang tidak bisa terbantahkan dengan opini yang mereka berikan, spekulasi mereka memang terlihat seperti meyakinkan, tetapi spekulasi mereka tidak akan bisa membantah keilmuan astronomi yang tentunya memiliki bukti kuat tentang adanya bumi bulat.

Tidak ada salahnya berpendapat bahwa bumi ini datar, karena semua orang bebas mengeluarkan suara hati dan pikiran mereka. Mereka berfikir bumi ini datar, karena mereka belum pernah melihat bentuk bumi dengan mata kepala sendiri dari luar angkasa dan tidak percaya dengan ilmu sains yang telah dibuktikan oleh beberapa astronot yang telah pergi ke antariksa untuk meneliti bumi kita ini. Beberapa orang yang meyakini teori bumi datar berfikir bahwa astronot yang pernah pergi ke bulan itu hanya ilusi belaka atau kebohongan semata, mereka berfikir bahwa astronot tersebut sebenarnya tidak pernah pergi ke bulan, melainkan mereka hanyalah berfoto di sebuah studio yang fotonya kemudian diedit dengan latar belakang bulan dan antariksa. Spekulasi ini sangat tidak masuk akal, orang-orang tersebut sampai berfikir bahwa NASA berbohong selama ini.

Teori konspirasi tentang bumi datar membuat semua orang di dunia ini gempar, karena selama ini kita belajar dan mengetahui dari ilmu sains bahwa bumi ini berbentuk bulat. Banyak orang yang tidak setuju dan tidak mempercayai teori konspirasi ini, karena sampai saat ini belum ada pembuktian yang kuat tentang bumi kita yang berbentuk datar. Tetapi, masih saja ada sebagian orang yang mempercayai hal tersebut, salah satu alasannya mungkin karena minimnya pengetahuan dan sosial yang mereka miliki.

Hingga pada tahun 2018 lalu ada konferensi pertemuan internasional bumi datar di Denver, konferensi tersebut dihadiri oleh orang-orang yang tidak setuju dan tidak percaya dengan bumi itu bulat. Konferensi ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh terkenal yang mendukung teori bumi datar. 

Menurut Flat Earth Society (FES), bumi itu datar karena cakrawala selalu naik hingga sejajar, serta ketika pesawat terbang tidak terlihat lekukan bumi. Menurutnya ini merupakan teori ilmiah, tetapi teori ini tidak didukung oleh ilmu pengetahuan yang kuat, sehingga bisa saja kalah ketika disaingkan dengan teori-teori yang diselingi oleh ilmu astronomi dan sains. FES sendiri adalah sebuah organisasi yang menganut keyakinan tentang bumi berbentuk datar, yang dibentuk oleh Samuel Shenton pada tahun 1956.

Orang-orang yang percaya dengan teori konspirasi bumi datar menganggap semua tentang bumi bulat adalah konspirasi yang dibuat oleh NASA untuk mengelabui semua orang di dunia ini. Padahal banyak bukti dan teori yang sudah nyata tentang bumi berbentuk bola, tetapi orang-orang yang berkeyakinan dengan bumi datar masih kukuh untuk berpegang teguh pada kepercayaan mereka yang telah dianut selama ini. Teori konspirasi bumi datar ini sudah dibantah oleh para ahli dengan berbagai bukti yang menjelaskan tentang bumi bulat, tetapi masih banyak orang yang percaya adanya bumi berbentuk datar.
Menurut saya, jika bumi kita ini tidak bulat, maka kemungkinan buruknya adalah atmosfer dan gravitasi yang dimiliki bumi akan menghilang, karena gravitasi hanya berada pada bumi yang bentuknya bulat, jika bumi berbentuk datar, maka kemungkinannya bumi tidak memiliki gravitasi yang sama sekali. Jika bumi datar, maka bumi tidak akan bisa menahan atmosfer. Kita tahu bahwa atmosfer sangat penting bagi bumi dan kehidupan di dalamnya, jadi akan sangat buruk jika kita kehilangan atmosfer dari bumi.

3 Agree 1 opinion
0 Disagree 0 opinions
3
0
profile picture

Written By Khusnul

This statement referred from