Bumi Tidak Bulat Dan Datar
Opini tentang bumi itu datar atau bulat melahirkan Kaum Flat earther dan Globe earther . Sebenarnya konsep bumi itu datar sudah dikenal sejak abad ke 8 SM pada periode awal Mesir, dimana bumi digambarkan sebagai piringan datar yang mengambang di laut, jauh sebelum Aristoteles mengemukakan pendapatnya bahwa bumi itu bulat pada abad 4 SM dan mematahkan teori bumi datar yang selama ini diyakini secara luas. Bumi itu datar juga di yakini oleh para filsuf Yunani sebelum Socrates yakni Thales (Sekitar 550 SM) yang berpendapat bahwa bumi itu datar dan mengambang di air seperti log. Sampai pada Anaxagoras (Sekitar 450 SM) dan muridnya Arkhelaus yang sepakat bahwa bumi itu datar dan tertekan di tengah seperti cawan. Pandangan mengenai bumi datar tentunya tidak lepas oleh kebudayaan masyarakat saat itu yang banyak dipengaruhi oleh mitos dan Kosmologi Kuno. Pendapat mengenai bumi bulat yang berbentuk seperti bola pertama kali dicetuskan oleh Pythagoras (abad ke-6 SM) yang akhirnya disetujui oleh Aristoteles (330 SM).
Nah, pendapat Arsitoteles ini juga didasarkan pada pengamatannya seperti bayangan bumi pada permukaan bulan yang selalu bundar, lewat gerhana bulan dimana ada bentuk bumi yang melengkung selama gerhana.Selain itu rasi bintang yang diamati oleh beliau di Mesir dan Cyprus tidak terlihat di bagian utara. Gagasan Aristoteles ini bukan gagasan yang hanya merupakan kepercayaan tapi juga ada pembuktian yang jelas dan dapat diamati oleh siapa saja. Erastosthenes, Euclid, Aristarchus, dan Archimedes pun menerima gagasan bumi itu bulat. Pemikiran mengenai Bumi bulat pun berkembang ke bangsa Eropa. Galileo Galilei menemukan bahwa bumi itu bulat pada tahun 1616 dan mendukung teori Nicolaus Copernicus yang menyatakan Matahari adalah pusat tata surya yang dinamakan Heliosentrisme dan bertentangan dengan Geosentrisme yang meyakini bahwa bumi adalah pusat tata surya.
Pada tahun 1946 foto pertama bumi dari luar angkasa menggunakan roket V-2 atau White Sands , dan setelah itu ada misi-misi Apollo yang mengikutinya. Misi Apollo 11 tahun 1969 berhasil mendaratkan manusia ke bulan (gambar bumi roket V-2 hitam-putih), sedangkan pada misi Apollo 17 pada tahun 1972 yang merupakan misi terkahir mendaratkan manusia di bulan. Pada misi ini, ada potret bumi berhasil diabadikan oleh para kru Apollo 17 (2 Gambar Bumi pada fase sabit).
Berbagai macam bukti yang menyatakan bumi itu bulat tentu saja dibantah dan dianggap bualan belaka oleh kaum bumi datar. Pendaratan manusia di bulan hingga gambar bumi yang diambil melalui satelit dan teleskop ruang dianggap palsu dan hasil rekayasa dari NASA. Padahal tanpa NASA sekalipun, umat manusia biasa dapat membuktikan bahwa bumi itu bulat. Yakni melaui perbedaan zona waktu,musim dan jika memandang dari gedung tinggi tidak dapat melihat hamparan bumi yang jauh karena permukaan bumi yang ujungnya melengkung. Flat Earther meskipun telah mendapat foto bumi pada tahun 1946 yang berbentuk lengkungan tetap meyakini bahwa bumi itu datar.
Mulai dari Samuel Rowbotham (1816-1884) yang meyakini bahwa bumi itu datar dengan mengamati kapal yang perlahan menjauh dengan menggunakan teleskop dan masih terlihat utuh.Hingga Samuel Shenton yang mendirikan Flat Earth Society. Dan Komunitas Flat Earth ini masih ada hingga sekarang dan ada Konferensi Internasional Bumi Datar dan seiring menjamurnya teknologi penganutnya kemungkinan akan bertambah. Bumi berbentuk piringan datar yang berpusat di kutub utara yang dikelilingi dinding es antartika dengan matahari dan bulan berada 4.800 km di permukaan bumi(The Beginning of Flat Earth-Ayo Mikir). Pemahaman inilah yang terus berkembang hingga sekarang. Ada juga kaum bumi datar yang merujuk pada ayat kitab suci seperti pada Mazmur 19:5-7 yang berbunyi :
“tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah dilangit untuk matahari. Yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya. Dari ujung langit ia terbit, dan ia beredar sampai ke ujung yang lain tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya.
Mazmur merupakan puji-pujian(kbbi.co.id) Mazmur berasal dari Bahasa Ibrani yaitu Mizmor yang artinya nyanyian yang dimainkan dengan kecapi. Mazmur adalah seni sastra,puisi dan jenis yang khas. Karena itu, sangat tidak tepat untuk mengartikan kata-kata dalam kitab mazmur sebagai salah satu poin yang mendukung bahwa bumi itu datar, karena mazmur sendiri adalah sebuah seni berupa nyayian yang bahasanya tentu tidak bisa diartikan secara harafiah karena berupa kiasan-kiasan.
Bagi saya sendiri bumi tidak datar, tapi juga tidak bulat. Tidak bulat disini maksudnya adalah tidak bulat sempurna. Kenapa tidak bulat sempurna, karena di pengaruhi oleh gaya sentrifugal atau gaya yang dialami sebuah benda berputar.Permukaan bumi tidaklah semulus yang tercetak di globe atau kita lihat melalui internet. Bumi sendiri terdiri dari perairan dan daratan. Daratan terdiri dari gunung,bukit,lembah, pegunungan. Sedangkan perairan terdiri atas gunung laut, palung laut, lubuk laut. Pergerakan lempeng tektonik juga mempengaruhi bentuk permukaan bumi. Oleh karena itu model bumi yang cocok adalah berbentuk elipsoid dengan permukaan geoid atau tidak rata. Meskipun begitu, hal itu tidak menampik kebenaran bahwa bumi itu bulat. Bumi memang tampak bulat.
Bumi bulat atau datar selalu menjadi perdebatan dari abad SM ( Sebelum Masehi) hingga abad 21. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mengakibatkan akan selalu ada orang-orang yang pro kontra terhadap topik ini. Sementara Kaum Round Earth selalu menganggap penganut bumi datar adalah seorang idiot dan kaum flat earth berpikiran bahwa kaum yang percaya bumi bulat merupakan orang-orang yang tertipu atas “permainan” orang-orang penting dunia. Pada intinya, yang berhasil memaparkan bukti-bukti yang kuat dalam bidang sains adalah pemenang sesungguhnya. Bumi bulat atau datar, persegi atau kotak pun yang terpenting adalah menjaga kelestarian bumi kita. Apalah arti berdebat mengenai bumi datar atau bulat, sementara kita sendiri masih membuang sampah sembarangan.
#flatearth
Sumber
https://inet.detik.com/fotoinet/d-3860892/potret-bersejarah-pendaratan-terakhir-manusia-di-bulan/11
https://apod.infoastronomy.org/2021/04/29.html
https://www.sarapanpagi.org/kitab-mazmur-psalms-tehilim-vt6682.html
https://wiki.edunitas.com/ind/114-20/Bumi-Datar_87659__eduNitas.html
http://lipi.go.id/lipimedia/Ilmuwan-RI-Bahas-Bentuk-Bumi-Datar-atau-Bulat-Hasilnya/20031