Sub Topik Lomba Menulis Periode Maret 2023 "Fenomena Fandom, Fans atau Haters?"

profile picture Nine Vibe ID
Lifestyle - Musik

Berikut kami berikan beberapa sub topik yang dapat dibahas peserta dalam artikelnya. Sub topik disini hanya sebagai saran, dan peserta dapat menulis sub topik lain apabila memiliki ide atau opini sendiri.

Topik kali ini membahas mengenai tindakan/perilaku fans K-pop terhadap publik, group idol dan fandom lain. Apakah fandom itu murni seorang fans yang mendukung idolnya, atau justru mereka yang membuat haters group idol bertambah? Jadi, apakah fandom disebut fans atau haters?

Sub Topik:

  1. Menjadikan sosok idola sebagai pasangan hidup (suami/istri), hingga rela bertengkar dengan sesama fans hanya karena memperebutkan idol X.
  2. Rela mengeluarkan uang dengan jumlah yang besar untuk membeli merchandise atau barang apapun yang bekerjasama dengan group idol. Beberapa bahkan mengatakan rela melakukan perbuatan kurang baik untuk mendapatkan uang demi membeli barang tersebut.
  3. Fandom yang merasa tidak terima jika idol mereka mendapat kritikan, hingga mereka memberikan “hukuman” kepada pengkritik.
  4. Apakah mengatur kehidupan percintaan idol juga tugas seorang fandom? Jika mereka suka dengan pasangan idolnya mereka akan mendukung, jika tidak suka maka akan menyerang pasangan idol tersebut di internet.
  5. Mengapa ada beberapa fandom yang suka menyerang fandom lain? kemudian membela diri dengan alasan “tidak ada asap kalau tidak ada api”, padahal asapnya hal sepele, misalnya karena group idol lain mengungguli group idol mereka.
  6. Ada juga fandom yang memang melakukan kegiatan sosial dengan mengatasnamakan group idol mereka, tujuannya untuk apa? dan apakah cara ini mempan untuk menambah nama baik idol serta menambah fans?
  7. Beberapa orang dalam fandom didapati mengatakan rela mati demi idola mereka. Mengapa hal ini terjadi?
  8. Apabila group idol X tidak mendapatkan penghargaan pada ajang musik, padahal tahun sebelumnya mereka menang, ada fandom yang selalu berkata “tidak apa X, kita bagi prestasi dengan yang lain”, seolah kemenangan group lain adalah hasil pemberian group idol X tersebut. Sifat seperti ini bukankah akan mengundang bertambahnya haters?
  9. Adanya kelompok fandom yang tidak pernah mengaku jika anggota mereka ada yang salah, mereka selalu membela diri dengan perkataan, “halah, itu bocah, ngapain dianggap”, bukankah sekalipun masih kecil itu anggota mereka juga? Mengapa tidak di edukasi atau meminta maaf? Tetapi saat diserang balik membawa nama besar fandom? bukankah termasuk dalam toxic fans?
  10. Sempat terjadi kasus, dimana seorang aktor dari Negara Barat tidak mengetahui salah satu lagu group idol, kemudian fandom mereka “menyerang” aktor ini dengan pemikiran tidak mungkin tidak tahu, karena lagunya populer. Mereka berpikir aktor ini haters hanya karena ketidaktahuannya terhadap lagu tersebut. 
  11. Pada fandom tertentu, mereka selalu memantau idol lawan jenis yang lewat di depan group idol mereka, dan sering dikatakan cari perhatian dan “diserang”, hingga beberapa idol sangat tidak nyaman bahkan ketakutan untuk hanya sekedar bertatap muka dengan group idol ini. Kalaupun benar idol ini cari perhatian, apakah hal tersebut salah?
  12. Sering membawa nama fandom dan group idol mereka di video atau artikel mengenai group idol lain, tetapi marah jika diperlakukan sebaliknya. Hal yang wajar bila fans ini mengundang haters bukan?

NB: Sub topik ini dibuat berdasarkan kasus yang terjadi di fandom, sebagai bahan penulisan artikel peserta, bukan untuk menyerang suatu kelompok fandom tertentu. Silahkan dibuat judul semenarik mungkin.

4 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
4
0
profile picture

Written By Nine Vibe ID

This statement referred from