FANTASI BERLEBIHAN TERHADAP ANIME
Seperti yang kita tahu bahwa film aimasi anime asal Jepang sudah sangat terkenal pada hampir semua kalangan usia, mulai dari anak muda hingga orang dewasa. Film animasi ini sudah ada sejak awal abad-20 an, tepatnya pada tahun 1907, tidak heran jika penggemar anime begitu banyak di seluruh dunia, selain alur cerita yang bagus, film anime juga memiliki daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan film - film yang lain.
Beberapa contoh film animasi yang terkenal seperti, Doraemon, Kimi No Nawa, Tokyo Ghoul, One Piece, Naruto dan masih banyak lagi. Begitu banyaknya film animasi anime yang ada, maka penggemar anime tidak perlu hawatir akan kehabisan stok film anime, jenis/genre film anime juga berbeda beda, hal tersebut menjadikan film animasi anime semakin menarik untuk ditonton. Tak hanya itu, pesan - pesan moral yang ada pada film anime juga sangat banyak, seperti pesan moral tentang kehidupan sosial, budaya, persahabatan, kisah percintaan, perjuangan, kegagalan dan masih banyak lagi.
Dengan banyaknya nilai plus yang dimiliki film animasi anime, tak heran jika banyak fans anime yang menjadikan menonton anime sebagai rutinitas sehari - hari mereka, mengisi waktu senggang dengan menonton anime atau bahkan begadang semalaman untuk maraton anime, kebiasaan tersebut sudah menjadi hal yang lumrah dikalangan masyarakat luas.
Fans garis keras anime atau yang dikenal kenal dengan sebutan “wibu” mulai banyak terlihat di lingkungan masyarakat, hal tersebut membuktikan bahwa anime dapat merubah perilaku seseorang. Beberapa event cosplay yang menyita perhatian publik juga mulai banyak ditemukan, mulai dari event kecil - kecilan hingga event yang sangat besar bagi fans anime, hal tersebut membuktikan dampak positif dari penggemar film animasi anime. Tidak berhenti sampai disitu, dampak yang dihasilkan dari menonton anime masih sangat banyak, sayangnya banyak juga dampak buruk akibat menonton anime.
Terus berdiam diri dirumah sembari menonton anime menjadikan seseorang semakin jarang bersosalisasi dan aktif dilingkungan masyarakat. Apabila seseorang jarang berinteraksi maka akan menjadikan orang tersebut kesulitan untuk bergaul dengan orang lain dan pada akhirnya akan menjadi seseorang yang introvert serta tertutup dari dunia luar.
Tidak sedikit juga orang - orang yang mengeluarkan uang yang sangat banyak hanya untuk membeli aksesoris - aksesoris dari anime favorit mereka, tidak masalah jika orang trsebut sudah bekerja, tetapi kembali lagi ke awal, banyaknya anak muda yang menyukai film anime juga perlu diperhatikan, pemborosan yang dilakukan dengan tujuan hanya untuk bersenang - senang tidak begitu terdengar bagus untuk para orang tua bukan?.
Banyak juga anak muda yang berperilaku seperti tokoh karakter anime favoritnya, mulai dari gerak gerik hingga ucapan yang dikatakan oleh karakter favoritnya juga ditiru olehnya, hal tersebut juga menjadi dampak buruk, karena akan menghilangkan jati diri anak muda tersebut, apabila hal tersebut sampai terjadi maka generasi berikutnya akan semakin buruk.
Saking terobsesinya seseorang terhadap karakter favorit anime, tak jarang fans anime melakukan diet extreme yang bertujuan agar memiliki postur badan/body seperti tokoh karakter favoritnya. Hal seperti itu sudah pasti berbahaya bagi kesehatan tubuh, terlebih lagi jika dilakukan oleh anak muda. Tidak sedikit juga para penggemar film animasi anime yang menjadi terobsesi dengan budaya Jepang, bahkan beberapa kalangan anak muda memiliki impian untuk dapat pergi ke jepang dan juga ada yang bercita - cita agar bisa menjadi salah satu karakter anime.
Fantasi yang berlebihan terhadap film animasi satu ini juga membuat banyak pihak yang tidak setuju, seperti yang terjadi pada 2018 dimana seorang pria asal Jepang menikahi karakter anime favoritnya, terdengar aneh bukan? tetapi hal tersebut memang nyata adanya. Rasa suka berlebihan terhadap sesuatu yang tidak nyata memang sangat ironis, tetapi hal seperti itu bisa saja terjadi pada seseorang. Itu merupakan dampak yang sangat buruk dari menonton anime.
Memiliki hobi menonton anime tentu tidak buruk dan justru menyenangkan, tetapi dari berbagai dampak yang timbul dari hal tersebut, maka harus lebih cermat untuk mengambil tindakan sebagai penyuka film animasi anime, jangan sampai hal tersebut justru menimbulkan dampak yang buruk dan banyak menimbulkan kontra dikalangan masyarakat luas.