Panduan Memahami Tingkah Ajaib Kpopers Berdasar Tipe Fans

profile picture fina_qurrota
Humaniora - Sosial

Cecelia Ahern once said “Life is a series  of moments”

Quote  dari salah seorang novelis romansa diatas rasa – rasanya amat relate dengan kehidupan manusia di berbagai kondisi. Bagaimana tidak, anak kecil hingga orang dewasa semuanya berkutat dengan yang namanya masalah, tentu dengan porsinya masing – masing. Maka kata – kata senada dengan quote  diatas kadang jadi pelarian untuk menenangkan diri 

“yauda deh gapapa, ntar juga selesai .. hidup kan hanya rangkaian momen – momen. Setelah kesusahan pasti ada kemudahan”

Hayo ngaku siapa yang biasanya berlindung dengan kalimat diatas dari godaan prokrastinasi ? 

Dan ya, ternyata hal itu terjadi di semua lini kehidupan. Contoh aja, lapisan penyusun bumi kita tersusun dari beberapa jenis elemen mulai dari batuan sedimen, kapur/karst, air, tanah, hingga ke titik inti bumi. Dan semuanya saling bersinergi untuk membentuk bumi kita ini. 

Hal serupa nampaknya juga terjadi di dunia perfandoman K-Pop. Berbagai macam fans mulai dari yang kalem, yang hobi  spent money buat idol, hingga badas dan suka fanwar ada sebagai sebuah kesatuan. Potret keberagaman ini adalah sama seperti yang terjadi di jajanan lebaran (mumpung momennya pas). Jajanan lebaran itu guys kalau cuman satu macam ga akan menggoda ga sih ? yang bikin mereka lengkap ya karena keberagamannya.

Lalu untuk kasus fandom kpop yang sering bikin gempar dengan segudang perilaku ajaibnya seperti  menyapu  trending twitter dengan hashtag idol atau fanwar sebenarnya bisa difahami dari tingkatan mereka sebagai seorang kpoper/ fans Kpop. 

Kalau di film Jalan Jauh Jangan Lupa Pulang-nya Angga Dwimas Sasongko, rumah itu adalah dimana kamu bisa jadi dirimu sendiri, tempat melepas penat dari kejamnya dunia ~huhuhuw. Tidak sedikit kpopers yang tergelincir ke dunia K-pop karena pencarian akan “rumah”. Pencarian akan tempat yang bisa menerima mereka yang lelah dengan perkara di dunia nyata. Kalau kita bicara lebih ilmiah mungkin bisa jadi para kpopers ini berada dalam sebuah delusi atau keadaan psikologi seakan mereka merasa sangat haus akan fast dopamine (akhirnya bikin ketergantungan).

Namun, kenyataannya ga sedikit juga loh kpopers yang benar – benar merasa terbantu dengan adanya fandom. Banyak juga yang akhirnya survive dari keinginan untuk bunuh diri. Dan yang masih cukup hangat di Twitter baru-baru ini sebuah akun dengan username @queerisy memvalidasi hal ini melalui threadnya dimana cowok kpop cukup berdampak besar buat hidupnya. Seengganya dengan menjadi alasan untuk tetap hidup yakni “ketemu Haechan!” Mba Uis bisa survive dari keinginan untuk suicide.

Nah biasanya orang – orang kaya Mba Uis ini adalah tipikal kpopers yang Kalem dan mendukung idol lewat spending moneyIni tipe yang ~PERTAMA. Tipe ini biasanya males buat fanwar atau naikin hashtag, atau bikin konten soal idola yang merujuk kepada ehem menjatuhkan idol lain. Mereka enjoy  hadir sebagai penikmat konten, karena biasanya hidupnya udah sibuk sama urusan di dunia nyata yang melelahkan ituww~.

Tipe yang ~KEDUA, mirip – mirip sama yang pertama mereka ini kalem dan spending money buat idol tapi Kadang masih suka ikut bantu ramein hashtag dan sentil dikit dikit. 

Tipe kedua ini adalah mereka yang dulunya kpopers bangkotan. Kpopers yang ngikutin si idol dari awal debut, kalo ga gitu kpopers yang menahbiskan cinta pertamanya pada idol ~ceileee… . Tetapi adulting atau proses menjadi dewasa dengan seabrek realita akhirnya membuat mereka harus realistis dan tidak sempat untuk up to date soal idol mereka. ~dah gede jadi sibuq huhuw~

Rasa cinta dan kagum yang tersemai dalam waktu yang lama membuat para kpopers tipe ini menyadari bahwa bentuk loyalitas mereka tidak harus melulu ditunjukkan lewat aksi nyata seperti hashtag dan fanwar. Karena tentu idol mereka tidak akan suka jika kehidupan realita fans nya terbengkalai akibat aktivitas fangirling. Sehingga mereka lebih fokus akan kehidupan nyata namun sesekali kalo luang bolehlah ikut nimbrung ~sentil sentil dikit. 

Oh iya kpopers tipe ini biasanya juga suka ikut nyumbang donasi – donasi atas nama idol, maklum bagi mereka mendukung idol yang dicintai harus sepenuh jiwa raga dan ~harta. Contoh dari kpopers tipe ini adalah mba Andini Saras atau yang punya akun twitter @ustadchen. Sama kaya username nya, unnie  yang akrab dengan panggilan babah ini adalah penggemar berat EXO Chen. Doi ngikuti EXO semenjak debut dan harus ngelewati adulting sehingga sempat vakum namun sekarang masih cukup aktif sebagai penggemar dan kadang ikut ngebantu sentil dikit dikit, hehe.

Next type, adalah Tipe ~KETIGA, yakni Team Hashtag, Vote dan Fanwar. Bukan apa – apa, tapi tipe ini memang yang paling mudah viral. Bagaimana tidak karena biasanya mereka ini adalah kpopers yang aktif fanwar sana sini demi menaikkan dan menyebarkan kebaikan serta kehebatan idolnya. Meski berangkat dari misi yang baik tersebut, tak jarang dukungan yang mereka lakukan memojokkan idol lain hingga menyerang idol lain. Dari tipe ketiga inilah sebutan fans biasanya dipertanyakan

“fans kok justru bikin jelek fandom dengan berlaku buruk kaya gitu..” 

Jika ditelisik lebih jauh tipe ini memang didominasi oleh kpoper – kpoper baru, entah baru kenal atau baru nimbrung atau baru kena hoax. Karena keawaman informasi mengenai idol, tipe ini sangat mudah terpancing informasi hoax mengenai idol sehingga rawan tersulut emosi dan berujung pada fanwar. Contoh kpoper tipe ini sangat mudah kita temui di platform seperti tiktok atau twitter (biasanya bocil dan ini sekaligus jadi alasan kenapa tipe ini mempunyai banyak waktu luang untuk melakukan hal tersebut). Tak jarang mereka sampai menyewa buzzer loh untuk menambah massa. 

Namun dari kesemua tipe diatas, ada tipe yang HIGH END, UNTOUCHED yakni mereka yang mengagumi idol sebagai idol tanpa ada keinginan neko – neko, istilahnya murni dari hati ~ceilee. Tipe seperti ini sangat banyak kita jumpai pada kpoper China dari fanbase – fanbase besar seperti EXOBAR, OSH BAR dll. Yang mereka lakukan untuk mendukung idol mereka adalah banyak – banyak menggelar kegiatan amal yang di atasnamakan idol mereka, ~wah mulia sekali yaaa.

Dari kesemua tipe diatas, sebenarnya tujuan mereka sama, bahwa itu semua adalah bentuk cinta. Perwujudan usaha bagaimana idol mereka bisa berada di posisi terbaik. Sama seperti pepatah 

“Banyak Jalan Menuju Roma”

Banyak cara untuk menjadi penggemar/kpoper. Perbedaan cara menjadi fans pada dasarnya berangkat dari perbedaan kemampuan individu. Semua dilakukan atas dasar cinta, lalu bagaimana jika ada penyusup ? jelas penyusup tidak berangkat dari cinta. 

Kalau kalian bukan kpopers, semoga panduan singkat ini membantu kalian untuk memahami tipologi kpopers dan tidak menggeneralisir bahwa kpopers itu toxic dan halu. Nah jika kalian adalah kpopers maka mari menjadi tipe yang paling baik sesuai kondisi kalian, dukung idol melalui cara – cara yang positif ! satu hal yang perlu diingat bahwa idol itu juga adalah sebuah pekerjaan, mereka bekerja untuk uang. Jadi dalam menjadi kpopers yang utama adalah tetap kehidupan realita kita ! Saranghaja !!!

Love, from EXOL.

0 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
0
0
profile picture

Written By fina_qurrota

This statement referred from