Manusia Adalah Bukti Adanya Tuhan

profile picture Raiza
Humaniora - Other

Selama ini kita tahu bahwa manusia punya lima indra penting, indra yaitu penglihatan, pendengaran, peraba, perasa, dan penciuman. Tetapi nyatanya, kita punya lebih dari lima indra. Contohnya indra Thermoception merupakan sistem sensor saraf yang bisa merasakan tingkatan suhu tentu manusia punya reseptor sendiri untuk memahami rangsangan tersebut. Meski kita tidak bisa menyatakan suhu tersebut dengan angka yang pasti, kita bisa tahu kapan suhu sedang panas atau dingin. Memang kulit yang merasakannya, namun jangan samakan indra ini dengan indra peraba. Pasalnya, dua indra tersebut dikendalikan oleh sistem saraf yang berbeda. Thermoception dikendalikan oleh neuron khusus di otak kita. Dengan adanya indra thermoception ini, tubuh kita secara otomatis dapat bereaksi terhadap berbagai macam suhu.

Selain indra yang telah saya sebutkan sebelumnya, sebenarnya masih banyak lagi indra yang tidak kita sadari, padahal indra tersebut bekerja dengan baik setiap saat di tubuh kita, indra tersebut juga sudah tertata sangat rapih dengan organ, otak, tulang, otot, dan bagian lainnya di tubuh kita. Namun, bagaimana bisa hal tersebut disusun sedemikian rupa, seperti ada yang menyusunnya bukan? Bagaimana mungkin tubuh manusia yang tertata rapih tidak memiliki pencipta? Banyak orang yang mengabaikan penciptaan ini. Tubuh manusia terbentuk dari partikel terkecil yang disebut atom. Apakah manusia hanya terbentuk dari atom-atom yang menjadi satu. Apakah manusia hanyalah evolusi dari suatu spesies yang dapat berbicara? 
Tubuh manusia terdiri dari banyak bagian, seperti tangan, kaki, organ, dan lainnya. Saya pikir bagaimana mungkin atom yang buta menciptakan tangan, kaki, organ. Atom yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang kehidupan mampu menciptakan manusia yang hidup? Bagaimana mungkin atom mata bisa menciptakan mata yang bisa melihat, padahal atom itu sendiri tidak bisa melihat. Apakah atom telinga bisa menciptakan sepasang telinga, padahal atom itu sendiri tidak mampu mendengar. Apakah atom lidah yang tidak mampu mengecap mampu menciptakan lidah? Itu tidak masuk akal bukan? 

Atom tidak punya pola kan? Lalu bagaimana mungkin atom mampu menciptakan organ yang begitu sempurna, sampai membuat kita berfikir pasti ada pola khusus yang dipakai untuk mencetak organ-organ tersebut. Menurutku organ-organ itu adalah bukti betapa ajaib penciptaannya. Bagaimana mungkin atom yang sederhana bisa menempatkan organ-organ di tempat yang tepat di tubuh kita. Bagaimana mungkin atom bisa tahu organ apa yang penting bagi tubuh kita. Semua itu hanya bisa terjadi dengan sifat tertentu seperti abadi, berkehendak, berpengetahuan, dan berkuasa. Bahkan atom tidak mempunyai salah satu sifat tersebut. Atom hanyalah suatu satuan dasar materi yang terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Atau bisa juga disebut sebagai partikel terkecil suatu zat atau materi yang tidak bisa dibagi lagi.

Atom juga menyusun DNA manusia yang juga menjadi bukti keberadaan tuhan dan perwujudan dari rencana tuhan yang juga bagian dari alam. Gen manusia memang sangat kompleks dengan bagian data mencapai miliaran. Menurutku hal seperti ini tentu lahir berkat desain panjang dari 'sesuatu' yang sangat hebat di luar jangkauan intelejensi manusia. Atom itu sendiri tidak bisa melakukan hal kompleks yang dilakukan oleh mahluk hidup yang sangat kompleks. Namun jika banyak atom bekerja sama, itu akan membuat suatu sistem yang dapat melakukan hal kompleks. Tetapi pada dasarnya sesuatu yang otomatis itu harus diprogram terlebih dahulu. Apakah mesin yang bekerja otomatis memprogram dirinya sendiri?  Jadi, menurutku itu sebuah kemustahilan mutlak jika atom bekerja sama dengan sendirinya, karena yang mengendalikannya adalah tuhan yang Maha Kuasa.

Atom juga menyusun otak, otak bisa juga disebut sebagai pusat komputer dari semua alat tubuh, yang terletak di dalam rongga tengkorak (cranium) yang dibungkus oleh selaput otak yang kuat. Oleh karena itu otak adalah alat tubuh yang sangat penting. Otak terdiri dari dua jenis sel, yaitu neuron dan sel glia. Neuron berperan dalam mengirim dan menerima impuls atau sinyal saraf, sedangkan sel glia memberikan dukungan dan nutrisi, memelihara homeostasis, membentuk mielin, serta memfasilitasi transmisi sinyal dalam sistem saraf. Penelitian menunjukkan, otak manusia terdiri dari sekitar 86 miliar neuron. Setiap neuron membentuk koneksi ke neuron lain yang dapat menambahkan hingga 1 kuadriliun (1.000 triliun) koneksi. 

Namun dari manakah neuron dan sel lainnya berasal? Apakah sel dan neuron tersebut bekerja dengan sendirinya? Tentu saja hal tersebut tak akan berlaku jika tidak ada tuhan yang Maha Pencipta dan Maha Mengatur segala sesuatu dan tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan-Nya. Hal ini juga sudah tercantum dalam kitab suci dari berbagai agama bahwa tuhan lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dalam beberapa kitab suci juga sudah disebutkan kalau tuhan itu bentuknya non fisik yang tidak dapat dirasakan oleh panca indra tetapi keberadaannya itu ada. Dari penuturan saya sebelumnya, di benak kita pasti pernah terlintas sebuah pertanyaan apakah tuhan dapat dirasakan oleh panca indra? Jawabannya tidak, karena panca indra yang dimiliki manusia itu kemampuannya terbatas. Tetapi kita bisa meyakini eksistensi tuhan dengan hati kita. Mengapa? Karena hati lebih tajam dan lebih meyakinkan dari pada panca indra yang lain. Tuhan memang tidak dapat dilihat oleh mata dengan pandangannya yang kasat. Tapi bisa dilihat oleh hati dengan hakikat keimanan.

Oleh karena itu, sifat Sang Pencipta tentulah berbeda dengan apa yang diciptakan-Nya. Sudah sangat banyak teori dan bukti nyata adanya tuhan. Bagaimana pun juga hal tersebut tetap kembali kepada setiap insan yang mencari kebenaran tentang kehidupan, baik yang percaya tuhan maupun tidak. Karena menurutku setiap manusia tidak dapat memaksakan pemikirannya kepada manusia lain, setiap manusia pasti memiliki pendapat dan haknya masing-masing. Begitu juga saya sebagai penulis tidak memaksakan kehendak pada siapapun. Kita sudah diberi kehendak bebas oleh tuhan, maka dari itu jadilah insan yang selalu menebar kebaikan dan menjadikan Bumi ini lebih indah.

2 Agree 1 opinion
2 Disagree 1 opinion
2
2
profile picture

Written By Raiza

This statement referred from