Cara Investasi Saham bagi Pemula

profile picture ahmad_asroruddin1738573688
Ekonomi - Dalam Negeri

Jumlah investor pasar modal di Indonesia meningkat secara drastis di tahun 2020 ketika Covid-19 masuk ke Indonesia. Instrumen investasi seperti reksadana dan obligasi menjadi salah satu incaran investor retil yang baru masuk. Tidak hanya reksadana dan obligasi, saham juga banyak dilirik oleh investor retil baru, sebenarnya, apa itu saham? Kenapa bisa dilirik oleh banyak investor retil yang baru masuk? Mari kita mengenal saham sebelum kita bahas detailnya

Jumlah investor pasar modal di Indonesia meningkat secara drastis di tahun 2020 ketika Covid-19 masuk ke Indonesia. Instrumen investasi seperti reksadana dan obligasi menjadi salah satu incaran investor retil yang baru masuk. Tidak hanya reksadana dan obligasi, saham juga banyak dilirik oleh investor retil baru, sebenarnya, apa itu saham? Kenapa bisa dilirik oleh banyak investor retil yang baru masuk? Mari kita mengenal saham sebelum kita bahas detailnya

Apa itu saham?

Investasi saham merupakan kegiatan dimana kita sebagai investor menanam modal berupa pembelian surat berharga perusahaan. Dengan kita membeli surat berharga perusahaan, Kita juga menjadi bagian dalam kepemilikan perusahaan tersebut.

Investasi saham sudah diatur dan diawasi oleh OJK ( Otoritas Jasa Keuangan ), apabila terdapat perusahaan yang melanggar aturan, OJK bisa dan berhak untuk memberikan tindakan tegas terhadap perusahaan tersebut

Keuntungan dalam berinvestasi saham

  1. Capital Gain

Ketika kita membeli saham, kita bisa mendapatkan Capital Gain, Semakin berkembangnya waktu, perusahaan yang mempunyai fundamental baik biasanya akan diikuti dengan kenaikan harga saham perusahaan, kenaikan harga inilah yang bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan

  1. Dividen

Kita juga mempunyai hak untuk mendapatkan dividen, dimana perusahaan membagi laba atau keuntungan ke para pemegang saham, sesuai dengan jumlah saham yang kita miliki, semakin banyak saham yang kita miliki, semakin besar laba yang akan diberikan perusahaan kepada kita, tetapi ada juga perusahaan yang tidak membagikan dividen, jadi sebelum kita membeli saham, dapat dianalisa terlebih dulu, apakah perusahaan yang akan kita beli sahamnya membagikan dividen atau tidak 

Biasanya, semakin dini usia kita ketika memulai investasi saham, semakin besar kita dapat memanfaatkan snowball effect atau efek bola salju, dimana seseorang memanfaatkan keuntungan dari saham untuk membeli saham lagi, Inilah keuntungan ketika kita berinvestasi saham sedini mungkin.

Apakah ada resiko dalam investasi Saham?

Selain memberikan keuntungan yang cukup besar dan menguntungkan, investasi saham juga mempunyai resikonya sendiri, dimana harga saham juga bisa turun dan juga perusahaan yang mengalami kerugian dan juga bangkrut, ketika perusahaan bangkrut, Investor atau pemegang saham hanya mendapatkan sisa harta dari perusahaan tersebut. 

Perusahaan juga bisa mengalami delisting, dimana BEI ( Bursa Efek Indonesia ) menghapus perusahaan dari bursa saham.

Cara memperkecil resiko dalam investasi saham

  1. Pelajari Fundamental Perusahaan

Sebelum kita membeli saham sebuah perusahaan, sebisa mungkin lakukan analisis yang berhubungan dengan kondisi dan kesehatan keuangan di dalam suatu perusahaan agar kita dapat mengerti bagus atau tidaknya perusahaan tersebut

Biasanya ada beberapa faktor yang setidaknya dapat kita gunakan sebagai standar ketika menganalisa laporan keuangan suatu perusahaan, seperti :

  • Laba perusahaan yang terus meningkat
  • Tingkat hutang yang rendah
  • Mempunyai model bisnis yang jelas
  • Mempunyai net income 

Sebisa mungkin kenali juga tentang manajemen perusahaan tersebut, apakah manajemennya dikelola oleh orang – orang yang berkualitas dan berkompeten atau tidak.

Ketika menganalisa fundamental perusahaan biasanya kita juga harus melihat dari berbagai sektor, seperti kondisi ekonomi makro, industri perusahaan dan sebagainya.

  1. Mengerti tentang model bisnis perusahaan

Mengenal model bisnis perusahaan juga berarti kita harus tahu bagaimana perusahaan mendapatkan pendapatan atau income dan proses dari awal perusahaan bekerja.

Sebagai contoh kita pasti setidaknya ingin perusahaan yang tidak mempunyai hutang yang banyak, tetapi nyatanya jika kita lihat model pada sektor bank, uang yang kita tabung menjadi hutang bagi bank tersebut, sehingga bank mempunyai modal lebih untuk mendapatkan income, jadi tidak selalu hutang banyak itu menjadi kekurangan bagi perusahaan, maka ada baiknya kita selalu belajar dan mengerti terhadap perusahaan yang akan kita beli sahamnya 

  1. Mengetahui Valuasi perusahaan

Setelah mengetahui fundamental maupun model bisnis perusahaan, kita juga perlu mengetahui harga wajarnya, agar kita juga bisa mengerti apakah harga saham perusahaan pada saat itu terlalu mahal atau tidak, karena pada dasarnya kita mencari keuntungan dari saham tersebut.

Ada 3 cara menghitung valuasi perusahaan :

  • Relative Valuation
  • Asset Base Valuation
  • DCF Valuation

Secara umum banyak orang memakai metode Relative Valuation, dimana kita bisa membandingkan PBV atau PER perusahaan tersebut dengan perusahaan yang sejenis atau dengan sektor yang sama. 

  1. Mengikuti Berita

Dalam berinvestasi saham kita harus mengikuti perkembangan ekonomi maupun berita – berita yang dapat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi, berita – berita yang mendukung akan meningkatkan kondisi ekonomi lalu akan berpengaruh terhadap kenaikan harga saham 

Investasi saham sangat menguntungkan dan menjanjikan return yang lumayan besar, akan tetapi juga memiliki tingkat resiko yang besar, seperti prinsip dasar ekonomi High Risk High Return tetapi kita bisa memperkecil resikonya dengan mulai belajar berinvestasi  dan mempraktekkannya pelan – pelan 

0 Agree 0 opinions
0 Disagree 0 opinions
0
0
profile picture

Written By ahmad_asroruddin1738573688

This statement referred from