BBM menjadi penyebab ekonomi resesi di Indonesia
Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat penghasil sumber daya alam terbesar di dunia. Ada berbagai macam kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi Indonesia. Meskipun begitu negara ini tergolong sebagai salah satu negara yang berkembang di dunia.
Hal ini karena disebabkan oleh lemahnya kondisi ekonomi di Indonesia. Karena ekonomi menjadi salah satu unsur yang paling penting dalam kemajuan sebuah negara. Lemahnya ekonomi pada suatu negara akan sangat mempengaruhi kemajuan negara tersebut.
Kekayaan bumi Indonesia sangat disayangkan, karena tidak ditopang dengan kemampuan sumber daya manusia untuk mengoptimalkan pengelolaannya. Sehingga di dalam perkembangannya akan sangat tidak seimbang.
Kian hari dan bergantinya waktu, kekayaan alam mulai menyusut karena tergerus dan terisap oleh pihak- pihak asing yang menanamkan modal di negeri ini. Mereka yang datang sebagai tamu bertransisi menjadi tuan rumah yang terus menggerus kekayaan alam di bumi Pertiwi ini.
Imbasnya sampai dengan sekarang. Berbagai permasalahan muncul pada bidang ini. Harga BBM mendadak naik, dan mempengaruhi harga pangan lainnya. Tak heran jika harga BBM naik di ikuti dengan naiknya harga sembako.
Di akhir tahun 2022 pemerintah mendadak menaikan harga BBM yang kenyataannya sangat menyulitkan masyarakat. Harga yang biasanya standar kini membumbung tinggi. Dan bahkan ada beberapa jenis BBM yang ditiadakan. Sampai di awal tahun 2023 ini, belum ada satu strategi pun dari pemerintah terkait dengan permasalahan BBM ini.
Kalau dilihat kembali, ada semacam benang merah pada peristiwa ini. BBM menjadi dasar dalam produktivitas ekonomi lainnya. Naiknya BBM akan sangat berpengaruh pada aspek ekonomi lainnya. Harga pangan di pasar juga tiba-tiba akan melambung.
Di beberapa bulan sebelum puasa kali ini di tahun 2023. Kenaikan harga sembako di beberapa tempat sudah sangat menyesakan masyarakat. Beras yang tadinya berharga 10 sampai 12 ribu perkilogram kini melonjak naik sampai 15 ribu perkilogram. Akibat kenaikan BBM ini, akan memicu aspek ekonomi yang lainnya. Ini mungkin dari harga pangan. Belum lagi ongkos transportasi juga melonjak. Dan masih banyak permasalahan ekonomi lain yang belum terselesaikan dan akan terus muncul seperti jamur pada musim hujan. Penyebabnya hanya satu yaitu BBM.
Untuk kondisi Indonesia saat ini dapat di katakan resesi pada beberapa bidang. Terlebih lagi di bidang ekonomi. Ketidakstabilan ekonomi sangat terlihat dan menjadi masalah yang cukup serius untuk ditemukan resolusinya. Kalau dibiarkan begini terus malahan akan tambah memperbanyak dan melahirkan masalah-masalah baru.
Permasalahan seperti ini pada dasarnya berakar dari hal yang paling mendasar yaitu pengolahan sumber daya yang tidak tepat sasaran. Kita ambil contoh pada pengolahan bahan bakar minyak (BBM). Indonesia yang terkenal akan hasil alam berupa minyak bumi yang melimpah, dari tahun ke tahun mengalami penyusutan. Bukan karena konsumsi Masyarakat yang banyak tetapi banyak yang diekspor ke luar ke perusahaan- perusahaan asing. Maka dari itu tiap tahunnya, untuk konsumsi bahan bakar minyak bumi sendiri terbilang cukup besar.
Sangat tidak tepat jika di katakan bahwa minyak bumi di Indonesia berkurang karena masyarakat Indonesia yang terlalu banyak memakai kendaraan pribadi. Itu hanya seolah-olah menutupi kesalahan karena ketidaktegasan dalam pengelolaan minyak bumi.